Kajianberita.com
Beranda Ekonomi Ekspektasi Kinerja Emiten Buruk, IHSG Tertekan

Ekspektasi Kinerja Emiten Buruk, IHSG Tertekan

Ilustrasi IHSG. (kajianberita/trenasia)

KAJIANBERITA – Saat Rupiah menguat, IHSG justru berkinerja sebaliknya. IHSG masih mengalami tekanan selama sepekan terakhir. Pemicu utama pelemahan IHSG ini salah satu yang paling utama dipicu oleh ekspektasi kinerja emiten yang akan lebih buruk ditahun ini.

“Salah satunya adalah kenaikan bunga acuan yang terjadi secara terus menerus, dan inflasi yang diperkirakan akan masih tinggi,” ucap ekonom Sumut Gunawan Benjamin, Sabtu (14/1/2023).

Dia menjelaskan IHSG pada akhir pekan ini menguat tipis 0.18% di level 6.641,83, lebih rendah dibandingkan dengan penutupan akhir pekan sebelumnya. Kinerja IHSG sendiri masih dibayangi tekanan besar seiring dengan ancaman resesi global yang akan terjadi di tahun 2023 ini.

Sementara itu, harga emas kembaku menguat dan tembus level $1.900. Harga emas sendiri saat ini ditransaksikan dikisaran level $1.909 per ons troy nya. Namun harga emas jika dirupiahkan mengalami penurunan di kisaran harga 932 ribu per gramnya. Penurunan harga emas domestik ini dipicu oleh pebguatan tajam pada mata uang Rupiah. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan