Kajianberita.com
Beranda Politik KPU Akan Bentuk Tim Seleksi Calon Anggota Secara Tertutup

KPU Akan Bentuk Tim Seleksi Calon Anggota Secara Tertutup

Ketua KPU RI Hasyim AsyÁri. (Kajianberita/twitter)

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan membentuk tim seleksi calon anggota KPU Provinsi, Kabupaten dan Kota secara tertutup.

Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari mengatakan, nanti pihaknya akan membentuk tim seleksi sesuai dengan kompetensi yang diperlukan oleh KPU, oleh sebab itu pembentukan tim seleksi ini dilakukan secara tertutup.

“Di undang-undang sudah ditentukan apa saja kriteria yang dianggap berkompeten menjadi tim seleksi,” ujar Hasyim Asy’ari seperti dilansir disway, Kamis (19/1/2023).

Adapun yang akan dilihat KPU dari pembentukan tim seleksi ini, yaitu mulai dari tokoh masyarakat yang ada di daerah, kemudian memiliki pengetahuan yang memadai tentang kepemiluan.

“Tentu saja tim seleksi ini memahami situasi lokal, karakter masyarakatnya sehingga dengan begitu tim seleksi yang dibentuk KPU nanti dapat memahami betul calon-calon yang dinilai punya kompetensi menjadi anggota KPU Provinsi,” imbuhnya.

Kemudian, tambah Hasyim, KPU juga akan melihat keprofesionalan setiap calon berdasarkan kompetensinya.

Ada dua indikator kompetensi yang diperhatikan oleh pihak KPU. Pertama, mempunyai kemampuan yang memadai tentang kepemiluan dan kedua punya pengalaman yang memadai dalam kepemiluan.

“Pemilu kita pada 2024 sudah kita mulai sejak 14 Juni 2022, sehingga situasi ini seleksi di tengah-tengah penyelenggaraan kegiatan dan tahapan 2024,” kata Hasyim.

“Maka aspek pengalaman menjadi sesuatu yang penting bagi para calon-calon yang mendaftar dalam seleksi KPU Provinsi dalam waktu yang ditentukan nanti,” sambungnya.

Sebagai informasi, sebelum memilih, para calon tim seleksi akan dilakukan klarifikasi terlebih dahulu melalui catatan yang didapati dari masyarakat.

Catatan tersebut nantinya akan menjadi acuan KPU untuk menentukan serta pembentukan tim seleksi anggota KPU Provinsi, Kabupaten dan Kota.

“Saya kira catatan dan masukan masyarakat terhadap tim seleksi nanti bisa menjadi suatu. Yang penting supaya kemudian kualitas dan kapasitas tim seleksi yang dibentuk KPU juga tetap terjaga,” pungkasnya. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan