Kajianberita.com
Beranda Nasional Investor Ternyata Belum Puas Google Pecat 12 Ribu Karyawannya, “Harusnya Lebih Banyak Lagi”

Investor Ternyata Belum Puas Google Pecat 12 Ribu Karyawannya, “Harusnya Lebih Banyak Lagi”

Investor Ternyata Belum Puas Google Pecat 12 Ribu Karyawannya. (Kajianberita.com/Ilustrasi)

JAKARTA– Setelah induk Google, Alphabet memutuskan memecat 12 ribu karyawannya belum lama ini, belakangan hadir keinginan dari investor untuk memecat lebih banyak lagi.

Pendapat itu diutarakan oleh Christopher Hohn, yang perusahaannya memiliki saham senilai USD 6 miliar di Alphabet.

Dalam suratnya ke CEO Alphabet dan Google Sundar Pichai, Christoper Hohn menyarankan agar lebih banyak dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurut pandangannya, dalam 5 tahun terakhir Alphabet terlalu banyak merekrut karyawan baru, dan menambahkan sekitar 100 ribu karyawan.

Dalam 9 bulan pertama 2022 saja, ada lebih dari 30 ribu pegawai baru. Jumlah itu dipandang berlebihan dan merongrong dana perusahaan.

“Keputusan untuk memangkas 12 ribu pekerjaan adalah langkah ke arah yang tepat, namun tidak membalikkan banyaknya pertumbuhan pegawai yang terjadi di tahun 2022. Manajemen harus melakukan lebih lagi,” tulisnya dilansir dari sejumlah laman, Selasa (24/1/2023).

“Saya percaya manajemen harus bertujuan mengurangi pegawai menjadi sekitar 150 ribu, sama dengan jumlah pegawai di akhir tahun 2021,” tulisnya melanjutkan.

Artinya karena saat ini pegawai Alphabet di kisaran 186 ribu, total pemangkasan pegawai diminta sekitar 30 ribu orang. Jadi lebih dari 2 kali lipat PHK yang sudah dilakukan saat ini yang sebanyak 12 ribu karyawan.

Bahkan tak hanya itu, Alphabet diminta mempertimbangkan ulang banyaknya pendapatan pegawai. Di 2021, gaji rata-rata pegawai mereka di kisaran USD 300 ribu yang dipandang terlampau besar.

“Kompetisi untuk pegawai di sektor teknologi telah turun secara signifikan sehingga memungkinkan Alphabet untuk memperkecil kompensasi tiap pegawai. Khususnya, Alphabet harus membatasi kompensasi saham karena tekanan harga saham saat ini,” pungkasnya.

Namun, belum diketahui secara pasti apakah pimpinan Google akan mengabulkan permintaan itu. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan