Kajianberita.com
Beranda Internasional Endorsement Sesat di Australia, 100 Influencer Diperiksa

Endorsement Sesat di Australia, 100 Influencer Diperiksa

kajianberita/Unplash (ilustrasi)

JAKARTA – Sebanyak 100 influencer akan diperiksa Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC). Pasalnya, beberapa konsumen melapor pada regulator tentang beberapa endorsement yang dinilai menyesatkan.

Ketua ACCC Gina Cass-Gottlieb dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip dari Rappler, mengatakan Jumlah tip-off mencerminkan keprihatinan masyarakat tentang teknik pemasaran manipulatif yang terus meningkat di media sosial.

“Jumlah tip-off mencerminkan keprihatinan masyarakat tentang teknik pemasaran manipulatif yang terus meningkat di media sosial, yang dirancang untuk mengeksploitasi atau menekan konsumen agar membeli barang atau jasa,” katanya yang dilansir dari Detikcom, Minggu (29/1/2023).

Sebagai bagian dari penyisiran, ACCC telah mulai meninjau Facebook, Instagram, TikTok, Snapchat, YouTube dan layanan streaming Twitch.

Penyelidikan akan menargetkan influencer di bidang fashion, kosmetik, makanan dan minuman, perjalanan, kebugaran, pengasuhan anak, game, dan teknologi.

“ACCC juga akan memeriksa apakah pengiklan, pemasar, merek, dan platform media sosial memfasilitasi pelanggaran apa pun,” ujar cass Gottlieb.

Individu yang melanggar undang-undang konsumen Australia dapat didenda hingga AUD2,5 juta atau Rp 26,6 miliar.

Serangkaian investigasi telah dilakukan ACCC, sebagai bagian dari Penyelidikan Layanan Platform Digital yang lebih luas, yang berfokus pada penyediaan layanan media sosial.

Termasuk postingan bersponsor dan iklan influencer di platform media sosial. Diharapkan untuk menyerahkan laporan interim keenam pada 31 Maret.(*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan