Kajianberita.com
Beranda Sumut DPO Kasus Korupsi Rigid Beton, Rekanan Pemko Sibolga Ditangkap

DPO Kasus Korupsi Rigid Beton, Rekanan Pemko Sibolga Ditangkap

Kajianberita/istimewa

MEDAN – Tersangka kasus dugaan korupsi pelaksanaan 13 kontrak peningkatan dari Hotmix menjadi perkerasan beton semen (Rigid Beton), JMM, ditangkap tim tabur buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Yos A Tarigan, mengatakan penangkapan tersangka JMM saat sedang main catur di sebuah warung di Jalan Sisingamangaraja Sibolga, Senin (30/01/2023) malam.

“Pada saat diamankan, tersangka melakukan perlawanan. Tersangka langsung dibawa ke Kejari Sibolga lalu malam itu juga dibawa langsung ke Kejati Sumut untuk proses lebih lanjut,” kata Yos, saat dikonfirmasi Selasa (31/01/2023).

Yos menjelaskan dalam kasus korupsi pelaksanaan 13 kontrak peningkatan dari Hotmix menjadi rigid beton yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tambahan usulan daerah (UD) yang tertuang dalam DPA Dinas Pekerjaan Umum kota Sibolga pada TA 2015.

Adapun nilai kontraknya sebesar Rp6.196.627.000 dan Jalan Jend. Sudirman menjadi beton bertulang dengan nilai kontrak sebesar Rp6.760.000.000.

“Berdasarkan perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kata mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini, kerugian keuangan negara dari dugaan korupsi perkara ini Rp2.705.689.849,28,” ujarnya.

Dalam kasus ini, lanjut Yos, tersangka dijerat dalam Pasal Ayat (1) serta Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

“Setelah diamankan dan dibawa ke Kejari Sibolga untuk dilakukan pemeriksaan dan kelengkapan administrasi di Kejati Sumut,” ungkapnya. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan