Kajianberita.com
Beranda Headline Seorang Wanita Bunuh Diri Melompat dari Kapal Ferry ke Danau Toba

Seorang Wanita Bunuh Diri Melompat dari Kapal Ferry ke Danau Toba

Kapal Ferry Ihan Batak saat melaju dari Pelabuhan Ajibata, Toba ke Pulau Samosir. Dari kapal inilah Roselli Situmeang melombat ke Danau Toba dan akhirnya meninggal dunia

BALIGE –  Aksi nekad dengan melompat dari kapal ferry Ihan Batak dilakukan oleh seorang wanita paruh bayu saat berangkat menggunakan kapal Ferry Ihan Batak dari Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba menuju Samosir pada Kamis (2/2/2023).

Wanita yang kemudian diidentifikasi bernama Roselli Situmeang (39) itu  akhirnya meninggal dunia.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kapospol Ajibata Ipda S. Siringoringo melalui saluran seluler, Roselli Situmeang  yang merupakan  warga Simpang Dua, Pematang Siantar, awalnya akan berangkat ke Samosir bersama keluarga besarnya

Setelah kapal meninggalkan pelabuhan, korban memilih tetap di dalam mobil dan tidak mau diajak naik ke bagian atas kapal.

Setelah kapal berada di tengah perairan Danau Toba, keponakan korban melihat seseorang berenang di danau.

Melihat pakaian seseorang tersebut yang sama dengan pakaian bibinya, keponakannya kemudian memberitahukan kepada keluarga dan ke awak kapal.

Dua ABK kemudian melompat ke danau untuk menyelamatkan korban namun sayangnya nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

“Keponakannya yang pertama melihat korban di bagian belakang kapal. Dia kemudian beritahu kepada ABK dan keluarga. Dua orang ABK langsung melompat menyelamatkan korban, namun sayangnya nyawa korban tidak tertolong,” ujar Ipda S. Siringoringo,Kamis (2/2/2023).

Beliau menambahkan, hingga kini motif korban nekat melompat ke danau diduga karena korban mengidap penyakit.

“Keluarga korban mengakui jika korban memang mengidap penyakit, tetapi tidak detail disebutkan penyakitnya,” ucapnya.

Sementara itu General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba Heru Wahyono mengaku telah mendapatkan laporan kejadian itu.

“Sudah ada laporan, tadi jam 15.00 WIB. Informasi begitu (melompat),” kata Heru.

Heru menyebut korban sempat dibawa ke RSUD Parapat. Namun, sayangnya nyawa korban tidak tertolong.

“Korban meninggal setelah dibawa dari Rumah Sakit Parapat,” ujarnya.

Heru sendiri belum mengetahui pasti penyebab korban melompat dari kapal tersebut.

Namun, dia menyebut saat kejadian korban turut bersama keluarganya. Mereka hendak menyeberang dari Pelabuhan Ajibata menuju Ambarita.

“Belum tahu (penyebab), tapi dia sama keluarganya, masih kita ajak komunikasi keluarganya,” sebut Heru.

Sejak sore kemarin jasad korban telah dibawa menuju rumah duka. Korban diketahui merupakan warga Kota Pematang Siantar. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan