Kajianberita.com
Beranda Headline Serangan Jantung Ungkap Peselingkuhan Ibu Guru dan Kepsek di Kamar Hotel

Serangan Jantung Ungkap Peselingkuhan Ibu Guru dan Kepsek di Kamar Hotel

Proses evakuasi terhadap jenazah S, kepala sekolah yang tewas karena serangan jantung saat bersama dengan Ibu guru di dalam hotel. (photo istimewa)

SUNGGUH sial nasib ibu guru  dan kepala sekolah ini.  Awalnya kedunya ingin indehoi menikmati perselingkuhan di sebuah kamar di hotel. Namun saat ‘terbang di awan’  tiba-tiba saja si Kepala Sekolah mengalami sesak nafas dan serangan jantung, sehingga si ibu guru panik.

Dia pun minta tolong kepada petugas hotel untuk membantu teman prianya. Namun, penyakit itu terus menyerang sehingga si kepala sekolah menghembuskan nafas terakhirnya.

Alhasil, pasangan itu bukan hanya gagal menikmati perselingkuhan, tapi hubungan terlarang mereka jadi terungkap ke permukaan.

Kisah tragis ini dialami oleh salah seorang guru SD di Tulungagung dengan seorang kepala sekolah. Hubungan itu kini menjadi aib yang tidak bisa disembunyikan lagi, sehingga akhirnya membuat si guru SD mendapat sanksi.

Guru SD itu dikenal dengan inisial  MSR (38). Ia merupakan guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Diam-diam rupanya MSR telah menjalin hubungan rahasia dengan kepala sekolahnya sendiri yang berinisial S (50). Padahal keduanya sudah berkeluarga.

Tidak diketahui sudah berapa lama keduanya menjalani affair.  Dan entah berapa kali mereka sudah menginap di hotel.

Pada hari itu,  24 Januari 2023, keduanya pun ingin menikmati indahnya bulan di salah satu hotel  di Kabupaten Trenggalek. S dan MSR berangkat dari Besuki ke Kabupaten Trenggalek menggunakan mobil S pada Selasa (24/1/2023).

Berdasar penjelasan Polres Trenggalek, mereka tiba di hotel pada pukul 08.00 WIB. Kedunya pun mulai melakukan action. Tapi siapa sangka, pada  pukul 08.30 WIB, saat kedunaya sedang berasyik ria, tiba-tiba saja si pria mengalami sesak napas dan kemudian seperti tertidur.

Tentu saja MSR menjadi panik. Ia lantas meminta pertolongan dari petugas hotel. Petugas medis pun langsung dipanggil ke lokasi untuk  melakukan upaya bantuan dengan memompa jantung, namun tidak ada denyut nadi.  S dilarikan ke RSUD dr Soedomo Trenggalek, namun dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kini, MSR harus menjalani masa hukumannya seperti diberikan oleh Bupati. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Tulungagung telah mengambil tindakan kepada MSR (39), guru SD di Besuki Tulungagung.

Menurut Kabid Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dindikpora Tulungagung, Muhammad Ardian Candra, Senin (30/1/2023) MSR diperiksa.  Selanjutnya MSR dipastikan tidak mengajar lagi untuk sementara waktu.  Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo meminta MSR (39), tidak diperbolehkan mengajar lebih dulu.

“Beliau untuk sementara ditempatkan di UPT sampai ada putusan terkait kasus ini,” ungkap Candra.

Selepas pemeriksaan, Disdikpora membentuk tim bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Inspektorat. Hasilnya, selain berhasil membongkar perselingkuhan itu, tim juga menemukan obat kuat di kamar hotel. Duh….(*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan