Kajianberita.com
Beranda Uncategorized Yuk Kenali Penyumbang Kematian Pertama yang Kini Diidap Nunung Srimulat

Yuk Kenali Penyumbang Kematian Pertama yang Kini Diidap Nunung Srimulat

Ilustrasi kanker payudara

MEDAN – Nunung Srimulat kini pengidap kanker payudara. Tak hanya Nunung, sebelumnya sudah cukup banyak selebriti yang menderita penyakit yang berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI merupakan penyumbang kematian pertama di kanker.

Sebut saja Andien Aisyah, Cut Memey, Pevita Pearce, Kesha Ratuliu, Baby Margaretha hingga selebriti internasional Angelina Jolie menjadi penyintas kanker payudara.

Tak hanya selebriti, data Globocan tahun 2020, jumlah kasus kanker payudara lebih 68.858 kasus (16,6%) di tahun 2022.

Sementara itu, untuk jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus.

Untuk itu, kita perlu mengetahui penyebab dan pencegahannya untuk antisipasi.

Tidak hanya bagi kaum perempuan, lelaki juga harus tahu untuk pencegahan keluarganya terkena.

Seperti ikutip dari bebrabagi sumber, kanker payudara merupakan suatu jenis tumor ganas yang berkembang pada sel-sel payudara.

Kanker ini dapat tumbuh jika terjadi pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel pada payudara.

Pada stadium yang lebih parah, sel-sel abnormal ini dapat menyebar melalui kelenjar getah bening dan ke organ tubuh lainnya.

Pada stadium dini, kanker payudara dapat tidak menunjukkan gejala tertentu.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan SADARI atau periksa payudara sendiri setiap bulan, 1 minggu setelah masa haid berakhir.

Raba dengan teliti searah jarum jam payudara untuk mendeteksi adanya benjolan atau perubahan pada payudara.

Beberapa gejala kanker payudara, antara lain, benjolan atau pengerasan pada payudara yang berbeda dari jaringan sekitar; darah keluar dari puting payudara.

Kemudian kemerahan atau pembesaran pori-pori kulit payudara yang menyerupai kulit jeruk, nyeri dan pembengkakan pada payudara; pengelupasan kulit di sekitar puting payudara.

Lalu perubahan pada kulit payudara, seperti cekungan, perubahan ukuran, bentuk, atau tampilan dari payudara; puting tertarik masuk (retraksi atau inversi) ke dalam; serta benjolan atau pembengkakan di bawah ketiak

Selain itu, terdapat beberapa faktor risiko yang diduga menjadi pemicu kanker payudara, yaitu:

Jenis kelamin wanita jauh lebih tinggi dibandingkan pria.
Usia yang bertambah, paling banyak pada usia di atas 50 tahun.
Belum pernah hamil sebelumnya.
Kebiasaan merokok atau minum minuman beralkohol.
Kelebihan berat badan atau obesitas.
Mulai menopause pada usia lebih tua, yaitu setelah usia 55 tahun.
Mulai menstruasi sebelum usia 12 tahun.
Penggunaan alat kontrasepsi hormon dan terapi hormon setelah menopause.
Riwayat kanker payudara pada diri sendiri pada salah satu payudara.
Riwayat kanker payudara pada nenek, ibu, tante, adik, kakak, atau anak sekandung.
Riwayat terpapar dengan radiasi.

Beberapa upaya pencegahan kanker payudara, antara lain:

Berolahraga secara rutin.
Istirahat yang cukup
Menyusui anak hingga berusia dua tahun.
Pemeriksaan rutin dan teliti dengan SADARI.
Pengelolaan stres yang baik.
Pola makan gizi seimbang.
Tidak merokok atau minum minuman beralkohol. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-4618385670255637, DIRECT, f08c47fec0942fa0