Kajianberita.com
Beranda Headline Buruh Sumut akan Gelar Aksi Demo Menentang Perppu Cipta Kerja

Buruh Sumut akan Gelar Aksi Demo Menentang Perppu Cipta Kerja

Gerakan buruh menentang Omnibus Law yang termuat di dalam Perppu Cipta Kerja sebagai pengganti UU Cipta kerja yang dipersoalkan oleh Mahkamah Konstitusi

Gerakan untuk memprotes Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Cipta Kerja terus berkumandang di berbagai nusantara. Tidak terkecuali di Sumatera Utara.

Partai Buruh dan puluhan elemen Serikat Pekerja Serikat Buruh di Sumatera Utara akan menggelar aksi unjuk rasa menolak Perppu Cipta Kerja itu. Demo akan dipusatkan di Kantor DPRD Sumut dan Kantor Gubernur Sumut pada Senin (6/2/2023) pekan depan.

Selain mengusung penolakan Perppu Cipta Kerja, beragam tuntuan lainnya dengan menolak RUU Kesehatan, Tolak RUU Omnibus Law, dan selesaikan kasus-kasus perburuhan di Sumut.

“Kami elemen buruh Sumut sudah bersatu, tegas menolak seluruh isi Perppu Cipta Kerja, dan akan terus berjuang agar Pemerintah merevisinya sesuai harapan kaum buruh,” kata Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo di Medan, Jumat (3/2/2023).

Willy menjelaskan, alasan buruh menolak Perpu Cipta Kerja ada sembilan poin yang dianggap merugikan kaum buruh.

Kesembilan poin itu adalah terkait dengan pengaturan upah minimum, pengaturan outsourcing, pengaturan uang pesangon, pengaturan buruh kontrak, pengaturan pemutusan hubungan kerja atau PHK, pengaturan tenaga kerja asing atau TKA, pengaturan sanksi pidana, pengaturan waktu kerja, dan pengaturan cuti.

Sudah sepantasnya Presiden Jokowi dan DPR menyahuti tuntutan buruh, bagaimana mungkin dari UU Cipta Kerja yang cacat hukum ditolak, kemudian Perppu Cipta Kerja juga di protes seluruh buruh, tapi masih mau dipaksakan, jangan bengislah,” tegas Willy.

Willy Agus Utomo pun menuturkan, dalam aksi nanti, selain Partai Buruh puluhan Elemen Organisasi buruh akan mengerahkan massa buruhnya yakni, KSPSI AGN, KSBSI, KSPI, FSPMI, KPBI, SPMS, KBI, KGB Peta, SBRI, SPI, Serbunas, SBSD, SPN, SBSI, SPAG, Aspek Indonesia dan Komunitas Rakyat Kecil Sumut.

“Massa yang akan hadir dari berbagai wilayah Medan, Deli Serdang, Sedang Bedagai, Langkat, Binjai, Tebing Tinggi dan Batubara, kurang lebih 500 buruh akan hadir nantinya dalam aksi tersebut,” pungkasnya.

Protes terhadap Perppu di berbagai wilayah di Indonesia mencuat karena peraturan itu dianggap merugikan kaum buruh. Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Perppu itu,  setelah Mahkamah Konstitusi menolak sejumlah pasal yang ada di dalamnya.

Kalangan buruh menilai, penerbitan Perppu oleh presiden hanyalah akal-akalan untuk menghidupkan kembali UU Cipta Kerja yang sudah ditolak MK, sebab isi Perpu Cipta kerja tidak jauh berbeda dengan UU Cipta kerja.  (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan