Kajianberita.com
Beranda Headline Setelah Jeka, Menyusul Eperaim Ginting yang akan Duel di Amerika, Ini Profilnya

Setelah Jeka, Menyusul Eperaim Ginting yang akan Duel di Amerika, Ini Profilnya

Eperaim Ginting bersama Bupati Karo sebelum berangkat ke Ameria

SELAIN Jeka Saragih,  ada satu lagi petarung beladiri gaya bebas asal Sumut yang tengah mengadu nasib di Amerika Serikat.

Dia adalah  Eperaim Ginting, petarung asal Kabupaten Karo yang saat ini sedang berlatih di San Diego, Amerika Serikat, usai lolos seleksi The Fight Academy yang digelar di Bali beberapa waktu itu.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah memberi apresiasi atas keberhasilan anak muda ini.

Keduanya berharap Eperaim Ginting dapat sukses seperti Jeka Saragih dan menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya.

Saat bertemu Musa Rajekshah Jumat 3 Ferburari 2023, Eperaim meminta dukungan masyarakat Sumut agar ia sukses meriah prestasi selama mengikuti pendidikan di San Diego.

Eperaim Ginting yang saat ini berusia 27 tahun merupakan salah satu petarung gaya bebas yang cukup handal di Indonesia.

Ia adalah pemegang sabut juara One Pride ketika mengalahkan  Aep Saepudin.

Prestasi terakhirnya adalah sebagai raja kelas featherweight (65,8kg) One Pride MMA.

Saat bertarung melawan Aep Saepuddin Maret tahun lalu,  Eperaim terlihat menguasai pertandingan.

The Wolf, julukanya, menghajar Aep bertubi-tubi hingga TKO di ronde ketiga.

Laju Eperaim Ginting begitu kencang sejak mengawali debutnya di One Pride MMA, tahun 2018 lalu.

Semua lawan-lawannya, berguguran oleh pemuda Tanah Karo tersebut.

Dari enam kali pertandingan terakhir, Eperaim Ginting belum pernah sekalipun merasakan kekalahan.

Mulai dari Ayub, Edo Hardi, Edo Wibowo, Yordan Hilapok, Martin Sulaiman, dan Aep Saepudin menjadi korban keganasan dari The Wolf.

Namun, siapa sangka bahwa karir Eperaim yang cemerlang tersebut sempat tidak mendapat restu dari kedua orang tuanya.

Eperaim mengaku, mulanya tidak mendapat restu dari mereka saat akan mengikuti audisi One Pride MMA tahun 2018.

“Satu tahun saya bujuk orang tua mamah dan bapak, tidak dikasih untuk menjadi petarung One Pride MMA,” kata Eperaim Ginting kepada Onepride sebagaimana dikutip Kajianberita.com

Karena tekad sudah bulat, Eperaim Ginting pun akhirnya nekat pergi ke Jakarta untuk mengikuti audisi petarung One Pride MMA.

Tanpa biaya sepeserpun dari orang tua, pemuda Tanah Karo Sumatera Utara itu bertolak ke Jakarta dengan ongkos sendiri.

“Aku bilang sama orang tua mau dikasih atau tidak, aku tetap ikut audisi,” ungkapnya.

Perjuangan keras memang tidak khianati hasil. Eperaim Ginting lolos dari audisi petarung One Pride.  Namun, restu orang tua tidak kunjung didapatkan oleh The Wolf.

“Setelah aku lolos, orang tua masih susah buat melepas aku main di One Pride. Namun setelah aku bermain perdana orang tua sudah mendukung hingga sekarang,” sebutnya.

Di sisi lain, Eperaim Ginting mengaku punya pekerjaan sampingan selain menjadi petarung One Pride MMA. Dia menyambi sebagai pengusaha warkop.

“Pekerjaan lain selain petarung, saya buka usaha kecil-kecilan yaitu warung kopi di Sumatera Utara. Tapi itu cuma jadi sampingan doang sih, saya tetap fokus terhadap latihan saya,” ujarnya.

Belum ada kepastian kapan Eperaim akan bertarung di Amerika.

Sementara ini ia akan terus berlatih di bawah asuhan pelatih di negara Pama Sam itu. Soal jadwal pertandingan akan dilihat perkembangan berikutnya. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan