Kajianberita.com
Beranda Headline Seperti Biasa, Jelang Pemilu, Mobil Esemka Muncul Lagi Hahahaha…!

Seperti Biasa, Jelang Pemilu, Mobil Esemka Muncul Lagi Hahahaha…!

Salah satu mobil rakitan yang diklaim merek Esemka. Aslinya mobil ini buatan China

Muncul lalu menghilang, menghilang lalu muncul dan menghilang lagi. Itulah kisah yang menyelimuti mobil Esemka. Menjelang Pemilu 2024 ini, tiba-tiba mobil Esemka muncul lagi. Ia disebut-sebut akan tampil pada  pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) pada 16 – 25 Februari mendatang di Jakarta.

Kehadiran mobil Esemka ini mengundang keheranan public. Betapa tidak, namanya telah lama nongol dalam belantara otomotif Indonesia, tapi produksinya tidak jelas. Padahal mobil inilah yang selalu digembar-gemborkan Presiden Joko Widodo sebaga salah satu karya anak bangsa.

Tidak bisa dipungkiri, karya anak-anak SMK Solo yang berhasil merakit mobil Esemka termasuk yang turut mendongkrak nama Joko Widodo ke panggung politik nasional.  Jokowi – yang kala itu menjabat Walikota Solo — adalah sosok yang berhasil mengangkat karya itu menjadi sebuah kabar yang menyeruak di nusantara.

Berkat cerita Esemka, Jokowi kian popular dan sukses menapak posisi Gubernur Jakarta, dan selanjutnya dua periode sebagai Presiden RI. Dalam setiap kampanyenya, Jokowi selalu berjanji akan membangkitkan industri otomotif Indonesia melalui Esemka.

Pada kampanye Gubernur Jakarta 2012, Jokowi pernah berjanji akan membawa mobil Esemka dari Solo ke panggung nasional. Tapi janjinya itu tidak pernah terealisasi. Lalu pada kampanye  Pemilihan Presiden, Jokowi lagi-lagi menyebut nama Esemka sebagai salah satu mobil  nasional yang akan di tingkatkanm menjadi industri otomotif kebanggaan bangsa, tapi itupun hanya isapan jempol belaka.

Menyusul pada kampanye Pilres 2019, lagi-lagi Esemka menjadi salah-satu senjata untuk menarik simpati masyarakat Indonesia. Bahkan pada September 2019, Jokowi meresmikan pabrik mobil Esemka  di Boyolali, Jawa Tengah.

Tidak tanggung-tanggung sejumlah menteri hadir pada acara peremian itu.  berita peremian pabrik Esemka menjadi headline di berbagai media. Acara peresmiannya disiarkan secara langsung beberapa televisi nasional.

Pabrik Esemka itu dikelola oleh PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) yang juga berperan sebagai pemegang merek, fasilitas ini luasnya 12.500 ribu meter persegi dan dibangun di atas lahan 115 ribu meter persegi. Di pabrik ini disebutkan mampu melakukan proses produksi seperti perakitan kendaraan, pengecatan, sampai pengetesan.

Nilai investasi yang digelontorkan untuk pabrik ini disebut sebesar Rp600 miliar. Kapasitas produksi pabrik dikatakan mencapai 18 ribu unit per tahun, itu berarti 1.500 unit per bulan atau sekitar 50 unit per hari.

Namun bisa ditebak, setelah pabrik diresmikan, gaung mobil Esemka langsung menghilang. Belakangan terungkap kalau Esemka yang diproduk di Boyolali itu bukanlah Esemka sebagaimana yang dirakit anak-anak SMK Solo. para ahli otomotif percaya, produk mobil Esemka Boyolali adalah buatan China yang mereknya diganti Esemka.

Begitupun, setelah pabriknya diresmikan, gaung Esemka kembali menghilang.   Tidak ada satupun informasi tentang mobil Esemka yang dijual di pasaran. Aktivitas di dalam pabrik menjadi misterius.  Seorang warga Boyolali pernah menampilkan video suasana pabrik itu yang tidak ada kegiatan sama sekali.

“Mobil Esemka, calon Mobil Nasional besutan Jokowi menjadi mobil lima tahunan, muncul hanya menjelang Pemilu dan Pilpres. Pabriknya cukup luas. Tapi sepi, tak terlihat tanda2 kegiatan produksi.,” tulisnya sebagaimana dikutip Kajianberita.com dari Otoasia.

Mobil listrik buatan China yang juga diklaim sebagai mobil Esemka. Mobil ini kabarnya juga akan dipamerkan di ajang IIMS 16-25 Februari mendatang

Dalam beberapa pekan ini, kabar tentang mobil Esemka mencuat lagi menjelang akan digelarnya pameran otomotif berkelas dunia, Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta. Tidak tanggungjawab, Esemka akan memamerkan sejumlah mobil, termasuk satu jenis mobil listrik.Semua pasti tahu, mobil itu adalah buatan China yang mereknya diganti dengan Esemka.  Setelah pameran IIMS selesai pada 25 Februari mendatang, apakah mobil yang dipamerkan itu benar-benar tampil di pasaran?

Tidak ada yang tahu. Yang jelas, menjelang Pemilu ini adalah momen yang sangat penting untuk membangun pencitraan. Entah janji apa lagi yang akan disampaikan nanti. Silahkan makan janji itu..! (*)

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan