Kajianberita.com
Beranda Internasional Sepak Terjang Nas Daily, Vlogger Israel Pembuat Video Kontroversi Tentang Bali

Sepak Terjang Nas Daily, Vlogger Israel Pembuat Video Kontroversi Tentang Bali

Nuseir Yassin membuat video kontroversi tentang Bali. (Kajianberita/Tangkapan Layar IG NasDaily)

NAMA Nuseir Yassin yang dikenal dengan Nas Daily, mendadak jadi sorotan publik.

Itu tak lama setelah dirinya membagikan video tentang Bali yang disebutnya sebagai The Whitest Island in Asia, atau pulau paling ‘putih’ di Asia.

Menurut Nas Daily, sebutan itu muncul karena dia melihat begitu banyak turis asing berkulit putih yang berlibur hingga menetap di Pulau Dewata.

Vlogger Nas Daily itu pun dicap membuat pernyataan kontroversi.

Sejumlah netizen meminta Nas Daily menggali lebih dalam sebuah destinasi daripada mendeskripsikan warna kulit dan juga tanpa perlu mempromosikan gentrifikasi.

Bagaimana sepak terjangnya sebagai Vlogger, Kajianberita coba merangkum dari lansiran CNN Indonesia, Minggu (12/2/2023).

Nas Daily adalah nama yang dipakai oleh Nuseir Yassin, pria Israel yang kini berprofesi sebagai vlogger.

Yassin mengawali karier di industri kreatif setelah mundur dari pekerjaannya sebagai software developer di Venmo pada 2016.

Sejak saat itu, ia aktif membuat konten video yang mengabadikan pengalaman berkelana ke berbagai negara.

Yassin mengunggah video tersebut melalui berbagai media sosial, termasuk YouTube, Facebook, hingga Instagram.

Salah satu konten yang melambungkan nama Yassin adalah saat ia membuat video berdurasi satu menit setiap hari selama seribu hari.

Konten tersebut mulai dirilis sejak 2016 dan ditutup dengan video ke-1.000 pada 5 Januari 2019.

Konten perjalanan wisata dan kegiatan sehari-hari di berbagai negara yang dirilis Yassin pun berhasil menarik perhatian penonton global.

Kini, kanal YouTube Nas Daily tercatat memiliki lebih dari 10,8 juta, sementara pengikut sang vlogger di Instagram mencapai 3,9 juta.

Tak hanya konten video, Yassin juga menerbitkan memoar berjudul Around the World in 60 Seconds: The Nas Daily Journey, yang terbit pada 5 November 2019.

Ia juga mendirikan sekolah untuk kreator video bernama Nas Academy dan studio produksi video bernama Nas Studios.

Yassin juga aktif merilis seri siniar yang membahas berbagai topik seputar dunia kreatif.

Meski demikian, Nuseir Yassin juga sempat terjerat masalah ketika mengunggah konten edukasi dari seniman tato dari suku Kalinga di Filipina bernama Whang-Od.

Konten itu dikecam oleh cucu sang seniman karena Whang-Od disebut tidak pernah membuat kesepakatan dengan Nas Academy.

Masalah tersebut kemudian berakhir setelah perwakilan Nas Academy secara resmi meminta maaf kepada Whang-Od dan para tetua adat di Filipina, serta menghapus video tersebut dari situs resmi.

Nas Daily kemudian kembali memicu kontroversi ketika merilis konten video yang menyebut Bali sebagai pulau paling ‘putih’ di Asia.

Unggahan tersebut diserbu netizen Indonesia karena mereka tidak sepakat dengan deskripsi sang vlogger.

Netizen juga meminta Nas Daily menggali lebih dalam sebuah destinasi daripada mendeskripsikan warna kulit dan juga tanpa perlu mempromosikan gentrifikasi.

“Dia (berkulit) putih. Dia putih. Semuanya putih. Inilah desa paling putih di Asia,” ucap Nas Daily membuka videonya.

“Ke mana pun kamu pergi, akan ada banyak orang berkulit putih. Ini adalah sebuah pulau yang mencuri perhatian dunia barat,” tambah pria berusia 31 tahun ini. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan