Kajianberita.com
Beranda Headline KIB dan KIR Bahas Rencana Koalisi, Nasib Ganjar Pranowo Kian Memprihatinkan

KIB dan KIR Bahas Rencana Koalisi, Nasib Ganjar Pranowo Kian Memprihatinkan

Beberapa aksi Ganjar Pranowo saat membangun pencitraan di masyarakat untuk bisa mengangkat elektabilitasnya sebagai calon presiden. Kini peluangnya maju Pilpres kian menipis setelah adanya perubahan koalisi partai

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, PPP dan PAN tengah giat-giatnya membahas rencana koalisi dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang merupakan gabungan antara Partai Gerindra dan PKB. Jika koalisi ini terealisasi,  maka bisa dipastikan peluang Ganjar Pranowo menjadi calon presiden bakal punah.

Bergabungnya KIB dan KIR semakin mendekati kenyataan setelah Airlangga dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menggelar pertemuan dan kemungkinan akan membentuk koalisi besar.

Menurut Direktur Indonesia Political power, Ikhwan Arif, dua koalisi mengalami tarik-menarik dalam penentuan paket Capres-Cawapres.

“Kuatnya daya tarik-menarik figur capres dan cawapres, tidak menutup kemungkinan adanya sinyal kocok ulang paket komplet capres dan cawapres. Apalagi setelah pertemuan politik Partai Golkar dan PKB antara Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar yang berkemungkinan besar membentuk koalisi besar,” ungkap Ikhwan pada Senin (13/2).

Dengan bergabungnya KIB dan KIR maka bakal mempersulit posisi Ganjar yang diduga bakal sebelumnya akan diusung oleh KIB jika gagal dideklarasikan oleh PDIP.

“Kesempatan Ganjar makin sempit. Sebelumnya ada sukarelawan Ganjar yang membubarkan diri, jika KIR bergabung ke KIB. Ganjar tidak hanya bersaing dengan para Ketua Umum anggota KIB, meskipun PAN dan PPP mengusung Ganjar untuk mendapatkan tiket bakal capres, tetapi akan sulit bagi Ganjar ketika ada Prabowo yang berambisi maju di Pilpres 2024,” ujar Ikhwan Arif.

Menurut Ikhwan, pilihan satu-satunya adalah apabila Ganjar bisa maju sebagai bakal capres melalui PDIP. Namun, kata dia, hingga hari ini PDIP belum juga memutuskan siapa yang akan diusung, ditambah lagi KIB dan KIR juga Tarik-menarik perihal capres dan cawapre

ia mengatakan di samping perlu mengakomodasi kepentingan dari masing-masing partai anggota koalisi, posisi Ganjar juga bakal sulit untuk merebut tiket capres. Jika memang KIB dan KIR memiliki kesepakatan yang sama, Ikhwan Arif memprediksi koalisi besar ini bakal berhadapan dengan Koalisi Perubahan dan PDIP yang mampu mengusung paket capres dan cawapres sendiri.

Menipisnya peluang Ganjar maju pada Pilres mendatang sudah terbaca oleh kelompok pendukungnya. Bahkan komunitas Ganjar Mania yang sempat digembar gemborkan kubu pendukung Jokowi, kini telah resmi bubar. Kelompok ini sedang mencari sosok baru untk mereka dukung pada Pilpres mendatang demi mendapatkan penghasilan sebagai buzzer. (*)

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan