Kajianberita.com
Beranda Uncategorized 9 Cara Obati Asam Lambung Tanpa Obat, Begini Rekomendasi Profesor di Harvard

9 Cara Obati Asam Lambung Tanpa Obat, Begini Rekomendasi Profesor di Harvard

kajianberita/pixabay

JAKARTA – Penyakit asam lambung tidak boleh dianggap remeh. Gejala penyakit ini sering membuat tidak nyaman bagi si penderitanya.

Apalagi munculnya asam lambung seperti merasakan terbakar di dada akibat asal lambung naik kerongkongan.

Dilansir dari Harvard Health Publishing dari Harvard Medical School, sakit tenggorokan saat asam lambung dapat terjadi karena adanya gangguan pada otot di bagian bawah kerongkongan (sfingter esofagus).

Asam lambung yang naik dapat menyebabkan sakit tenggorokan dan suara serak, bahkan meninggalkan rasa yang tidak nyaman di mulut anda.

Ketika asam lambung terjadi terus menerus dan menimbulkan gejala kronis, kondisi inilah yang biasa disebut refluks gastroesofagus alias GERD.

Saat terjadi GERD, gejala umum yang sering dirasakan yakni terasa nyeri di perut bagian atas dan dada, atau biasa orang menyebutnya mules.

Apabila Anda merasakan kondisi permasalahan di kerongkongan, peningkatan kadar asam lambung, dan lambung dalam kondisi kosong maka hal ini dapat menyebabkan asam lambung naik.

Dikutip dari CNBC, seorang ahli gastroenterologi dan profesor kedokteran di Harvard Medical School Dr. Jacqueline Wolf memberikan rekomendasi bagaimana mengobati asam lambung tanpa obat.

Adapun 9 rekomendasi tersebut, yuk simak di sini caranya :

1. Makan sedikit dan perlahan

Saat perut dalam kondisi penuh, maka asam lambung akan naik hingga ke kerongkongan. Caranya untuk meredakan adalah makan dengan porsi sedikit tapi sering.

2. Hindari makanan tertentu

Makanan juga menjadi faktor naiknya asam lambung. Maka disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang dapat memicunya, seperti, makanan berlemak, makanan pedas, minuman soda, kopi, alkohol, coklat dan lainnya.
Jangan minum minuman bersoda.

3. Minum air mineral
Bagi penderita asam lambung, jangan minum-minuman bersoda, Sebaiknya Anda minum air mineral saja.

4. Begadang setelah makan

Bagi penderita asam lambung, disarankan untuk tidur tiga jam setelah makan. Anda tidak boleh tidur siang setelah makan siang, dan tidak boleh makan malam atau ngemil tengah malam karena dapat memicu anda mengantuk dan langsung tertidur.

5. Jangan bergerak terlalu cepat

Setelah makan, disarankan untuk tidak melakukan olahraga berat. Kalau hanya sekadar jalan-jalan, itu masih diperbolehkan. Hindari aktivitas yang mengharuskan membungkuk. Sebab dapat mengirimkan asam ke kerongkongan Anda.

6. Tidur miring

Secara ideal, posisi kepala Anda harus 6 hingga 8 inci lebih tinggi dari kaki Anda. Kondisi ini dapat dilakukan dengan menyediakan penyangga “ekstra tinggi”. Pada bagian tempat tidur yang menopang kepala Anda. Dr.Wolf tidak menyarankan untuk membuat ganjalan dengan menumpuk karena menurutnya tidak membantu kondisi yang dibutuhkan.

7. Turunkan berat badan jika disarankan

Tubuh yang memiliki berat badan berlebihan berpotensi menyebarkan struktur otot yang menopang sfingter esofagus bagian bawah yang dapat mengurangi tekanan yang menahan sfingter agar tetap tertutup. Kondisi ini dapat menyebabkan asam lambung naik dan mulas. Untuk itu, apabila Anda disarankan untuk menurunkan berat badan, itu adalah pilihan yang dapat Anda coba.

8. Berhentilah merokok

Nikotin yang terdapat dalam rokok dapat mengendurkan sfingter esofagus bagian bawah. Hal itu seperti penjelasan di atas dapat membuat proses pencernaan bermasalah.

9. Periksa obat Anda

Apabila Anda sedang mengonsumsi obat, coba periksa beberapa obat, termasuk postmenopausal estrogen, antidepresan trisiklik, dan obat penghilang rasa sakit anti inflamasi yang dapat mengendurkan sfingter.

Kemudian yang lainnya, terutama bifosfonat seperti alendronate (Fosamax), ibandronate (Boniva), atau risedronate (Actonel), yang digunakan untuk meningkatkan kepadatan tulang dapat mengiritasi kerongkongan.

Bagaimana, tertarik untuk mengobati asam lambung tanpa oba?. Tapi jika cara tersebut tidak bekerja dengan baik atau mengalami kondisi yang lebih parah, hubuingo dokter segera untuk penanganan lebih lanjut. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan