Kajianberita.com
Beranda Headline Bharada E Terharu dan Gembira  karena Hanya Divonis 1 tahun 6 bulan

Bharada E Terharu dan Gembira  karena Hanya Divonis 1 tahun 6 bulan

Bharada Eliezer menerima putusan hakim yang menghukumnya penjara 1 tahun enam bulan. Hukuman itu jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa sebesar 12 tahun penjara kepadanya.

Jakarta —  Bharada Richard Eliezer atau Bharada E yang didakwa sebagai pelaku penembakan terhadap Brigadie Josua, dijatuhi vonis satu tahun enam bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang diketuai oleh Wahyu Iman Santoso.

Bharade E dinyatakan terbukti melakukan penembakan dengan sengaja, meski ia hanya sebatas menjalankan perintah atasannya Ferdy Sambo. Bharada E mengaku menembak Josua sebanyak lima kali di kepala, sedangkan Ferdy Sambo menembak sebanyak dua kali.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E dengan hukuman 12 penjara.

Hakim menilai Bharada E telah bersalah melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J, sebagaimana tuntutan jaksa.  Dalam surat tuntutan tersebut, Bharada E dinilai melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Richard Eliezer Pudihang Lumui telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana merampas nyawa secara bersama-sama,” ujar Hakim Wahyu.

“Setidaknya Bharada E terlibat melakukan atau turut serta melakukan,” katanya melanjutkan.

Namun berbeda dengan terdakwa lainnya,  Majelis Hakim menilai Bharada E berperilaku baik selama menjalani persidangan. Pernyataan dan pengakuannya sangat membantu hakim mengungkap tabir pembunuhan ini.

Bharada E selama ini juga telah berstatus sebagai justice collaborator (JC) dan mendapat perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).  Sebagai  JC, ia diharapkan bisa mengungkap semua kasus pembunuhan yang menghebohkan itu.

Majelis hakim juga mempertimbangkan unsur permintaan maaf yang telah disampaikan  Bharada E kepada keluarga Josua. Dan keluarga Josua Sudah memaafkannya.  Atas pertimbangan itu, sehingga vonis Bharada E jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Bharada E juga menerima putusan itu. Ia tidak akan melakukan banding. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan