Kajianberita.com
Beranda Internasional Menlu Amerika Serikat Soroti KUHP Indonesia, Ada Apa?

Menlu Amerika Serikat Soroti KUHP Indonesia, Ada Apa?

(ilustrasi/unsplash)

JAKARTA – Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia yang baru disahkan, mendapat sorotan dari Menteri Luar (Menlu) Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken.

Menlu Amerika Serikat, Antony Blinken menyatakan keprihatinan Washington terhadap KUHP milik Indonesia tersebut.

Bahkan Kementerian Luar Negeri AS telah menyampaikan keprihatinan mereka tentang KUHP saat berkomunikasi dengan Menlu RI Retno Marsudo melalui telepon.

“Menlu Blinken menyampaikan keprihatinan AS mengenai ketentuan tertentu dari hukum pidana baru Indonesia,” bunyi pernyataan Kemlu AS yang dilansir dari CNN, Jumat (17/2/2023).

Selain soal KUHP, Blinken juga membahas soal kerja sama AS dengan ASEAN saat berbicara dengan Retno. Sebab, Indonesia tengah menjabat sebagai Ketua ASEAN selama setahun ke depan.

“Menlu Blinken menegaskan kembali dukungan Amerika Serikat terhadap kepemimpinan Indonesia di ASEAN dan peran Indonesia sebagai koordinator negara untuk hubungan dialog AS-ASEAN,” kata Kemlu AS.

Diketahui sebelum disahkan, RKUHP baru Indonesia hingga saat ini menjadi kontroversi apalagi terkait hak azasi manusia.

Hukuman pidana baru ini, memuat sejumlah pasal kontroversial seperti dapat menghukum pasangan kumpul kebo, larangan seks di luar nikah, hingga penghinaan terhadap presiden serta lembaga negara lainnya.

Selain AS, sejumlah badan hak asasi manusia (HAM) PBB menganggap KUHP baru Indonesia sarat pasal-pasal kontroversial yang mengancam kebebasan berekspresi hingga penegakan HAM

Bahkan PBB juga mengirim surat berisi kekhawatiran dan masukan terhadap Indonesia terkait RKUHP pada akhir November, sebelum DPR RI mengesahkan menjadi undang-undang.

“PBB khawatir beberapa pasal dalam revisi KUHP bertentangan dengan kewajiban hukum internasional Indonesia terkait hak asasi manusia,” demikian menurut PBB beberapa waktu lalu. (*)

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan