Kajianberita.com
Beranda Olahraga Ngeri…Suporter PSIS Bentrok dengan Polisi, Saling Dorong dan Tembakkan Gas Air Mata

Ngeri…Suporter PSIS Bentrok dengan Polisi, Saling Dorong dan Tembakkan Gas Air Mata

Suporter PSIS bentrok dengan aparat kepolisian. (Kajianberita/Tangkapan Layar)

SEMARANG- Dunia sepakbola kembali ternoda. Belum sembuh luka tragedi Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) lalu yang menewaskan ratusan suporter akibat banyak terhimpit dan terkena gas air mata.

Kini, kerusuhan kembali terjadi. Suporter PSIS dan Snex bentrok dengan polsii pengamanan pertandingan saat berlangsungnya laga PSIS Semarang vs Persis Solo pada pekan ke-25 di Jatidiri, Semarang, Jumat (17/2/2023) tadi.

Gas air mata kembali ditembakkan polisi untuk menghalau para suporter yang memaksa masuk ke dalam stadion. Aksi saling dorong antar polisi dan suporter tak dapat dihindarkan.

Kerusuhan itu bermula dari protes keras suporter PSIS yang memaksa masuk ke Stadion Jatidiri lantaran pertandingan digelar tertutup untuk penonton.

Ribuan massa suporter PSIS Semarang mengepung pintu akses masuk Stadion Jatidiri. Massa suporter PSIS dari kelompok Panser Biru dan Snex ini menuntut pihak Panitia Pelaksana mengizinkan mereka mendukung langsung tim kesayangan.

Suporter tersebut merasa tidak memiliki masalah atau konflik apapun dengan suporter Persis sehingga tidak ada alasan untuk saling bentrok atau menyerang.

“Kami datang untuk nonton tim kesayangan kami, dan PSIS jadi tuan rumah, kok malah kami suporter nggak diizinkan nonton. Kalau alasan pertimbangan keamanan, kami tidak ada masalah dengan tim dan suporter Persis”, kata salah seorang suporter dilansir dari sejumlah laman.

Selain berteriak-teriak, massa suporter sempat melempari mobil Rantis Polisi yang menghalau akses pintu masuk stadion dengan batu dan botol.

“Saya minta rekan-rekan damai, yang kondusif, tolong jangan anarkis”, ujar Kabag Operasional Polrestabes Semarang AKBP Recky Robertho di depan massa.

Keributan antara suporter dengan aparat kepolisian ini viral di media sosial setelah videonya dibagikan sejumlah akun.

Salah satu akun yang membagikan video itu adalah @MafiaWasit sambil menuliskan kata-kata, “Jateng Gayeng!!”

Dalam video itu tampak ribuan suporter nekat berusaha untuk masuk ke stadion menyaksikan laga antara PSIS dengan Persis Solo.

Namun, upaya mereka mendapat adangan aparat kepolisian yang mengenakan alat pelindung seperti tameng, helm dan tongkat.

Alhasil keributan pun tak dapat dihindari. Suporter dan aparat polisi pun terlibat saling dorong.

Sementara itu dalam video lain yang diunggah akun @majutak6entar, terlihat para suporter berlari meninggalkan stadion menyusul tembakan gas air mata yang diduga dilepaskan aparat keamanan.

Keributan yang terjadi di Stadion Jatidiri ini pun menuai komentar beragam dari netizen atau warganet. Banyak yang menyayangkan terjadinya kerusuhan itu karena sejak jauh hari pihak keamanan telah menyatakan laga antara PSIS Semarang dengan Persis Solo itu tidak boleh disaksikan penonton secara langsung di Stadion Jatidiri.

“Kan udah ada pemberitahuan tanpa penonton, kok masih pada dateng?,” tulis akun @RevoNugroho.

“Padahal ya wis tertulis tanpa penonton, mesak e tim mu mengko keno dendo Soko pssi lo mbah ?,” tulis akun @Nicolau29802260.

“Geger kih,” imbuh akun @AD_Gemez.

Sebelumnya, aparat Polrestabes Semarang memang telah mengumumkan tidak memberikan izin laga Derbi Jateng dalam Liga 1 musim 2022/2023 di Stadion Jatidiri itu digelar dengan disaksikan penonton.

Panpel PSIS juga telah mengumumkan jika laga itu tidak diizinkan dengan kehadiran penonton. Bahkan, PSIS Semarang juga sudah menyiapkan refund atau pengembalian uang bagi suporter yang sudah lebih dulu membeli tiket. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan