Kajianberita.com
Beranda Headline Polda Sumut Rekayasa Sistem Lalu Lintas di Toba Selama F1H2O, Ini Perubahannya

Polda Sumut Rekayasa Sistem Lalu Lintas di Toba Selama F1H2O, Ini Perubahannya

Kapolda Irjen Panca Putra Simanjuntak

Toba —  Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memastikan adanya perubahan sistem lalu lintas di Kabupaten Toba selama berlangsungnya Formula1 Powerboat mulai 24-26 Februari mendatang. Hal itu dilakukan demi pengamanan lalu lintas, mengingat pengunjung yang datang akan sangat banyak.

Presiden Jokowi juga direncanakan datang menyaksikan event itu. Oleh sebab itu, Polda Sumut harus menyiapkan rekayasa jalan untuk pengamanan semua pihak.

“Kita harap, Polri, TNI dan elemen masyarakat dan pemerintah, untuk kegiatan F1H2O pada tanggal 24 hingga 27 Februari 2023 dapat berjalan. Yang kedua, semua kegiatan masyarakat juga bisa berjalan, hanya perlu ada beberapa penyesuaian melalui rekayasa lalu lintas yang kita gunakan,” ucap Irjen Panca.

Kapolda mengatakan selama even F1H2O, Jalan Sisingamangaraja mulai dari jembatan Juara Monang hingga pertigaan yang mengarah ke Polsek, akan ditutup.

“Tutup artinya, sepanjang jalan itu tidak kita izinkan aktivitas kendaraan. Hanya digunakan untuk berjalan kaki, baik menonton kegiatan maupun kegiatan masyarakat yang ingin berbelanja dan menikmati semua hiburan dan UMKM yang disiapkan pemerintah,” jelasnya.

Selain akses jalan yang ditutup, ia juga menyampaikan adanya penyesuaian arus lalu lintas di Kabupaten Toba selama even  F1H2O

“Akses lainnya itu tidak ada pengaruh, hanya kita tata. Yang awalnya bisa dua arah, kita tata menjadi satu arah,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolda mengaku telah melakukan Tactical Floor Game (TFG) jelang perhelatan bertaraf internasional di Toba tersebut.

“Kemarin, kita sudah mulai dengan TFG, latihan dan riil bagaimana mengamankan dan apa yang harus diperhatikan seluruh personil pengamanan. Kemarin sudah diatur tugas-tugasnya dan hari ini kita menggelar pengecekan kesiapan secara fisik termasuk juga peralatan yang akan digunakan,” ungkapnya.

Ia tegaskan sejak hari ini, Jumat (17/2/2023) hingga sehari pascaevent F1H2O, operasi pengamanan akan dilakukan.

“Operasi Hopal Toba hari ini sudah berlaku sampai dengan tanggal 27 (Februari 2023). Waktu yang ada ini masih kita gunakan untuk meningkatkan pelayanan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar turut memberikan rasa nyaman kepada pengunjung dengan mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas yang berada di lapangan. Kapolda memperkirakan, selama event H2O itu diperkirakan lebih dari 25 ribu pengunjung akan mendatangi kabupaten Toba. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan