Kajianberita.com
Beranda Lifestyle Ada Kerabat Atau Keluarga yang Bau Badan? Waspadai Penyakit Diabetes

Ada Kerabat Atau Keluarga yang Bau Badan? Waspadai Penyakit Diabetes

ilustrasi ketiak basah yang sering menjadi penyebab bau badan. (kajianberita/pixabay)

MEDAN – Ternyata, penderita diabetes punya bau badan yang kurang sedap. Lantaran bau badan juga bisa diakibatkan karena tubuh yang mengalami kadar gula darah tinggi.

Dilansir dari Medical News Today, bau badan memang bisa saja merupakan tanda diabetes pada beberapa orang.

Lantaran, gula darah tinggi sendiri biasanya terjadi pada seseorang yang terkena penyakit diabetes.

Di mana tubuh penderita tidak dapat merespon insulin, atau tidak dapat menghasilkan jumlah yang cukup untuk mengambil gula darah.

Meski begitu, ada perbedaan antara bau badan normal dan bau yang mungkin merupakan tanda penyakit. Ini ditandakan dari seberapa kuat bau yang dihasilkan saat seseorang berkeringat.

Pusat Kesehatan Harley menjelaskan, gula darah yang terlalu tinggi menyebabkan kondisi ketoasidosis. Kondisi ini mengacu pada produksi asam darah yang disebut sebagai keton.
Ini terjadi saat tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin. Pada tahap ini, bau badan sering terjadi dan mungkin dapat mengganggu diri sendiri serta orang-orang di sekitar.

“Jika gula darah tidak terkontrol dengan baik, seseorang mengalami sesuatu yang disebut ketoasidosis, yang menghasilkan tidak hanya bau badan yang aneh seperti buah busuk, tetapi juga bau badan yang ‘khas’,” ujarnya dikutip Jumat (17/2/2023).

Pada dasarnya, bau badan akibat diabetes juga bisa dihindari dengan menjaga kebersihan tubuh, menggunakan deodorant, dan sesekali mandi dengan menggunakan sabun antibakteri.

Beberapa masalah kesehatan organ internal juga dapat ditandai bau badan yang tidak sedap. Bau badan ini kemungkinan muncul karena kondisi serius seperti penyakit hati dan ginjal.

“Pada penyakit hati dan ginjal, orang dapat mengalami bau badan dan bau mulut yang tidak sedap,” kata Stagg.

Dia pun menekankan pentingnya memeriksakan diri ke dokter sebelum mengambil kesimpulan soal penyakit yang mungkin kamu alami. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan