Kajianberita.com
Beranda Headline Mengejutkan, Bandar Sabu ini Mengaku Kalau Aksinya Mendapat Perlindungan dari Polisi

Mengejutkan, Bandar Sabu ini Mengaku Kalau Aksinya Mendapat Perlindungan dari Polisi

Momen saat tersangka kasus Sabu ditampilkan BNN ke depan wartawan

Awalnya konferensi pers yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Tana Toraja ini berlansung biasa saja. Sudah menjadi tradisi, BNN selalu memberi kesepatan kepda bandar sabu yang ditangkap untuk diwawancarai wartawan.

Tapi siapa sangka, saat pertemuan pers  itu, bandar sabu yang diwawancarai memberi keterangan sangat mengejutkan. Ia mengaku kalau bisnis yang dijalankanya selalu mendapat perlindungan dari polisi.

“Saya sedikit bicara bu, kami berani begini, karena kami dilindungi dari bawah oleh Polres,” ujar salah seorang tersangka menyela sesi konferensi pers.

Peristiwa yang direkam oleh banyak media massa itu lantas berujung viral di media sosial. Polisi dan BNN yang hadir di acara bak merasakan tamparan keras di muka sendiri.

Merespons hal itu, Ketua BNN Tana GToraja AKBP Dewi Tonglo menegaskan bahwa pihaknya tidak langsung mempercayai keterangan tersebut.

“Info itu kami tidak langsung percaya mentah-mentah. Namanya keterangan tersangka harus diuji dan harus dibuktikan sehingga tidak ada fitnah atau menzolimi orang. Bisa saja tersangka mengaku-ngaku, karena sudah tertangkap,” kata Dewi dalam rilisnya, Minggu (19/2).

Dewi menerangkan, bahwa saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki dan mengungkapkan oknum yang terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

“Namun demikian informasi ini tetap kami tindaklanjuti kami dalami. Hal yang telah dilaksanakan adalah berkoordinasi dengan Kapolres Toraja Utara sebagai ankum dari oknum yang disebutkan,” jelasnya.

Selain itu, kata Dewi dirinya telah memerintahkan kepada penyidik untuk melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

“Memerintahkan penyidik untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka terkait keterangan menyebutkan oknum anggota dimaksud,” ungkapnya.

Dewi pun meminta dukungan masyarakat untuk dapat menyelesaikan kasus peredaran narkotika yang diduga dibekingi oknum polisi.

“Kami mohon waktu dan dukungan morilnya, agar masalah ini bisa dibuktikan dan dipertanggungjawabkan kebenarannya,” imbuhnya. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan