Kajianberita.com
Beranda Headline Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut Mengaku Emosi hingga Main Tendang, Kasusnya kini ke Polisi

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut Mengaku Emosi hingga Main Tendang, Kasusnya kini ke Polisi

Ketua PAN Sumut Ahmad Fauzan Daulay

Ketua fraksi PAN DPRD Sumut, Ahmad Fauzan Daulay telah mengetahui kalau ia telah diadukan  Riduwan Putra Saleh ke Polres Padangsidempuan terkait kasus penganiayaan. Ia tidak menampik tuduhan itu. Ahmad fauzan membenarkan kalau sempat menendang korban. Semua itu dilakukannya karena tersulut emosi.

Dalam pemeriksaan di Polres Padangdisempuan pada 18 Februari 2023, Riduwan mengaku telah dianiaya oleh Ahmad Fayzan. Kasus penganiayaan itu berawal ketika dirinya menghadiri rapat pimpinan wilayah salah satu organisasi terbesar di Indonesia.

“Malam itu, kami mau hadiri acara di lantai 2 hotel di Padangsidimpuan. Saat saya duduk di loby hotel, ada staf dia (Ahmad Fauzan) datang dan langsung duduk. Saya kenal gitulah. Disalami semuanya, termasuk saya. Tapi, tidak ngomong,” kata Riduwan, Minggu (19/2) petang.

Kemudian, ia naik ke lantai dua untuk mengikuti rapat wilayah organisasi tersebut. Namun sebelum masuk masuk ke ruangan acara tersebut, Riduwan dicegah sejumlah orang.

Mereka meminta Riduwan tidak mengikuti acara tersebut. Tapi, Riduwan tidak mengindahkan permintaan tersebut.

“Saya ditanya, ngapain menghadiri acara itu. Tak lama, mereka mengajak saya debat soal organisasi, saya tak gubris. Saya bilang, kalau mau urusan organisasi bisa selesaikan di Medan saja, saya bilang begitu,” jelas Riduwan.

Tak lama setelah itu, kata Riduwan, Ahmad Fauzan keluar dari dalam ruangan dan langsung menendangnya.

“Saya mau masuk ke ruangan, dia langsung keluar dari ruangan itu.  Tanpa basa-basi diterjangnya saya. Habis itu, ditolaknya badan saya. Saat saya maju, dari belakang sudah gebuki saya secara ramai-ramai, dipukuli ramai-ramai. Saya tidak tahu lagi, sudah dipisahkan sama panitia,” jelas Riduwan.

Setelah dipisahkan, Riduwan mengaku masih dikejar oleh Fauzan dan mengajaknya duel di luar Hotel. Namun, dia tidak mau.

”Ditangkapnya lagi, kalau mau main di luar. Saya bilang, kamu hebat, saya bilang itu,” kata Riduwan.

Ketika disinggung soal pemicu pemukulan itu, Riduwan mengaku tidak tahu. Tapi ia mengakui bahwa    Ahmad Fauzan adalah ketua Tapak Suci Sumut. Namun menurutnya, kehadirannya di acara musyawarah itu di luar Tapak Suci sehingga tidak ada kaitannya.

“Tidak ada hubungannya itu, karena dia peserta dan saya peserta. Di luar tapak suci. Saya tidak tahu, ini mungkin sentimen pribadi atau hasutan. Peserta muswil kami berdua. Dia ketua, saya sekretaris. Tidak ada urusannya, kami-kami sama peserta,” sebut Riduwan.

Riduwan juga membantah, dirinya diganti dari jabatannya sebagai Sekretaris Tapak Suci Sumut. Ia mengaku masih tetap menjabat sekretaris.

Pernyataan Riduwan ini berbeda dengan pernyataan Ahmad Fauzan. Ketua DPW PAN Sumut ini menjelaskan, pemicu permasalahan itu karena masalah internal di Kepengurusan Tapak Suci Sumut.

Ia mengatakan, Riduwan tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris Tapak Suci Sumut.

“Begini. Ini masalah internal. Ridwan ini mantan Sekretaris Tapak Suci Sumut. Dia dua bulan lalu, dalam rapat wilayah Tapak Suci Sumut, seluruh Pimda minta dia diganti. Makanya, dalam rapat kerja wilayah, dia sudah diganti dan sudah ditunjuk penggantinya,” jelas Fauzan.

Namun, ketika ingin menghadiri acara musyawarah organisasi di salah satu hotel di Kota  Padangsidimpuan tersebut, Fauzan mengaku tak bisa melakukan registrasi.

“Saat registrasi, saya dinyatakan tidak terdaftar. Katanya sudah ada orang lain yang menerima mandat. Saya bilang, saya ketua Tapak Suci. Namun panitia bilang tidak bisa. Baru saya tahu yang mengaku menerima mandat itu adalah Riduwan Putra Saleh yang sudah dipecat dan diganti,” jelas Fauzan.

Hal ini yang membuat Fauzan emosi sehingga saat bertemu Riduwan, ia sempat melakukan tendangan ke arah tubuh korban. Kasus tendangan ini yang berbuntut pengaduan ke polisi. (*)

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan