Kajianberita.com
Beranda Olahraga Kontroversi Waketum PSSI Zainudin Amali, Jabatan Menpora Hingga Ganti Kostum

Kontroversi Waketum PSSI Zainudin Amali, Jabatan Menpora Hingga Ganti Kostum

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. (Kajianberita/dok.Kemenpora)

JAKARTA- Waketum PSSI yang baru saja terpilih, Zainudin Amali dinilai memantik kontroversi dengan rangkap jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Sementara Erick Thohir pun tak punya kuasa untuk memaksa koleganya mundur.

Zainudin Amali diyakini akan merangkap jabatan Menpora dan wakil ketua umum PSSI, jika menilik pernyataan terbaru Erick Thohir.

Sebelumnya, Erick mengungkap Zainudin bakal berganti kostum, dari kostum waketum PSSI menjadi kostum menpora.

“Insya Allah hari Senin atau Selasa, Pak Zainudin Amali (waketum PSSI) akan berganti jaket,” ucap Erick (18/2/2023).

“Sebagai Menpora mengundang kami untuk secara khusus membicarakan timnas U-20,” ucapnya lagi.

Situasi ini tentu saja rawan menimbulkan konflik kepentingan, mengingat seorang Menpora seharusnya menaungi seluruh olahraga di Indonesia tak hanya sepakbola.

Ditambah lagi, Presiden Joko Widodo tak mempersoalkan para menterinya untuk menjadi pengurus federasi olahraga.

“Karena kita juga tahu Pak Basuki (Hadimuljono, Menteri PUPR) itu juga menjadi ketua dayung, bisa, Pak Airlangga menjadi ketua wushu bisa,” ucap Jokowi, Jum’at (17/2/2023) lalu.

“Pak Luhut juga jadi ketua PASI bisa, Pak Prabowo juga jadi ketua pencak silat bisa,” sambung Jokowi.

Hanya saja yang jadi pembeda dari yang dicontohkan Jokowi adalah Zainudin merupakan menteri dalam bidang yang menaungi seluruh olahraga Indonesia.

Apabila Menpora merangkap jabatan di salah satu federasi olahraga, federasi olahraga lain rentan mendapat perlakuan nomor dua (dan seterusnya).

Seperti diketahui, dalam pemilihan waketum PSSI saat Kongres Luar Biasa, Selasa (16/2/2023) lalu, nama Zainudin sejatinya tak masuk dalam urutan dua teratas dan otomatis tak terpilih.

Mengingat, pemilihan sempat diulang karena manipulasi surat suara, Ratu Tisha dan Yunus Nusi terpilih dengan perolehan 54 dan 53 suara.

Adapun Zainudin cuma memperoleh 44 suara, sehingga seharusnya tak berhak duduk sebagai waketum PSSI.

Nyatanya Yunus Nusi tiba-tiba menyatakan ia tak pantas menjadi waketum PSSI sesaat sesudah terpilih, dan Zainudin pun otomatis naik menggantikan jabatan yang ditinggalkan Yunus Nusi .

Rangkap jabatan di PSSI tak hanya dilakukan oleh Zainudin Amali. Ketua PSSI, Erick Thohir juga merangkap jabatan sebagai menteri BUMN. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan