Kajianberita.com
Beranda Nasional Buntut Kasus Rubicon, Menkeu Sri Mulyani Kecam Gaya Hidup Mewah Keluarga Pegawai Pajak

Buntut Kasus Rubicon, Menkeu Sri Mulyani Kecam Gaya Hidup Mewah Keluarga Pegawai Pajak

Menkeu Sri Mulyani Kecam hidup mewah anak pejabat Ditjen Pajak. (Kajianberita/Instagram)

JAKARTA– Buntut penganiayaan pengendara Rubicon terhadap anak petinggi GP Anshor memantik reaksi Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan oleh keluarga jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Mengingat pelaku penganiayaan merupakan anak pegawai Ditjen Pajak

“Kemenkeu mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan oleh keluarga jajaran Kemenkeu yang menimbulkan erosi kepercayaan terhadap integritas Kementerian Keuangan dan menciptakan reputasi negatif kepada seluruh jajaran Kemenkeu yang telah dan terus bekerja secara jujur, bersih, dan profesional,” cuitnya lewat unggahan di akun instagramnya @smindrawati, Rabu (22/2/2024).

Menurutnya, Kementerian Keuangan akan mendukung penanganan hukum secara konsisten oleh instansi yang berwenang.

Ia mengaku pihaknya akan mengambil langkah konsisten untuk menjaga integritas seluruh jajaran Kementerian Keuangan.

Salah satunya dengan menerapkan tindakan disiplin bagi mereka yang melakukan korupsi dan pelanggaran integritas.

“Kepercayaan publik adalah hal esensial dan fondasi yang harus dijaga bersama dan tidak boleh dikompromikan oleh seluruh jajaran Kemenkeu,” tegas Ani.

Ia pun berterima kasih kepada masyarakat dan pemangku kepentingan yang ikut menjaga integritas Kementerian Keuangan.

Sebelumnya, seorang pria pengendara Rubicon bernama Mario Dandy Satrio menganiaya David, anak petinggi GP Ansor di Jakarta Selatan.

Tindakan ini mengakibatkan korban sampai masuk ICU. Kisah ini pun viral di media sosial.

Penganiayaan dilakukan Mario yang notabene adalah anak pejabat ditjen pajak itu bermula saat mantan pacar David berinisial A, mengadu ke Mario jika dirinya mendapat perlakuan kurang baik.

Mendengar hal itu, Mario pun langsung mendatangi David yang saat itu sedang berada di rumah temannya, R.

Kemudian, terjadi perdebatan yang berujung pada penganiayaan terhadap David.

Staf khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengonfirmasi pelaku penganiayaan yang mengendarai Rubicon, Mario Dandy Satrio adalah anak dari pegawai Ditjen Pajak (DJP) Kementerian Keuangan bernama Rafael Alun Trisambodo.

Rafael diketahui bertugas sebagai eselon III di Kanwil Jakarta Selatan II. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan