Kajianberita.com
Beranda Headline Si Ayah Mundur dari Direktorat Pajak, KPK pun akan Memeriksa Kekayaannya

Si Ayah Mundur dari Direktorat Pajak, KPK pun akan Memeriksa Kekayaannya

Maro Dandy Satrio, pelaku penganiayaan terhadap David anak salah seorang Pengurus pusat Gerakan pemuda Anshor. kasus ini kemudian berbuntut panjang ke kasus korupsi yang melibatkan Rafael, ayah Mario.

Kasus ini bermula dari kasus penganiayaan seorang pemuda kepada seorang anak saat keduanya bertengkar hanya masalah sepele, cemburu. Tidak disangka, kasusnya merembet hingga masalah organisasi Anshor, sehingga memaksa setidaknya tiga Menteri harus turun tangan. Belakangan kasusnya menjalar ke soal laporan kekayaan dari keluarga penganiaya, hingga memaksa KPK ikut terlibat.

Sungguh rumit.  Sampai-sampai kasus ini membuat keluarga pihak penganiaya itu menjadi sorotan seluruh rakyat di republic ini. Buntutnya, ayah si penganiaya yang notabene adalah seorang pejabat tinggi bidang perpajakan Departemen Keuangan akhirnya mengundurkan diri jabatannya sebagai PNS.

Tidak disangka, kasus penganiyaan itu telah melebar ke mana-mana. Bermula dari kekerasan di jalanan, berbuntut turun tangannya pengurus organisasi, melibatkan menteri, hingga akhirnya mengarah kepada urusan korupsi, dan sampai akhirnya kasus ini berbuntut kepada dibongkarnya aib dari keluarga pelaku.

Kajianberita.com akan mencoba mengurai kasus ini dengan jernih agar persoalannya akan lebih jelas.

Adalah Mario Dandy Satryo, seorang pemuda usia 20 tahun, yang memicu konflik ini. Mario disebut-sebut berpacaran Agnes Gracia Hariyanto, 17 tahun. Suatu ketika   Agnes bertemu dengan David, 17 tahun, sahabat yang disebut-sebut mantan pacarnya.

David adalah anak dari Jonathan Latumahina, salah seorang pengurus teras Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Anshor, Jakarta. Agnes bertemu dengan David karena ingin mengembalikan kartu pelajar David yang ada padanya.

Setelah pertemuan itu, Agnes – entah benar atau tidak —  mengaku mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari David. Kabar inipun ia sampaikan kepada pacarnya Mario pada sore harinya.

Darah muda Mario bergemuruh.  Ia tidak terima kalau pacarnya diperlakukan tidak sopan oleh orang lain, apalagi itu saingannya.  Pada Kamis malam (20/2/2023) sekitar pukul 20.30 wib  Mario langsung mencari David.

Mario datang menggunakan jeep Rubocon bernomor polisi B 120 DEN bersama Agnes dan dua temannya yang lain. Mereka mendatangi David yang saat itu sedang berada di rumah temannya di Komplek Grand Permata, Ulujami, Pesanggrahan.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat mengunjungi David yang masih koma di rumah sakit

Begitu bertemu, Mario lantas mengajak David berbicara di sebuah gang sempit yang sepi. Sempat terjadi debat di antara keduanya, sebab David membantah melakukan tindakan tidak menyenangkan kepada Agnes.

Namun Mario tidak percaya, sehingga perdebatan  semakin panas. Tak pelak lagi perdebatan itu berujung kepada perkelahian di antara mereka. Mario bersama seorang temannya mengeroyok David hingga remaja itu tersungkur.  Ia pun terus dihajar hingga babak belur.

Mario  yang berbadan lebih besar tak henti-hentinya menganiaya David sampai korbannya tak berdaya. Kendati David sudah tak mampu melawan, Mario  terus menganiaya anak itu, bahkan hingga memijak kepalanya.

Ironisnya lagi,  Penganiayaan yang dilakukan Mario direkam dengan camera oleh salah seorang sahabatnya. Si pemegang camera tak ada niat sama sekali untuk menghentikan aksi Mario.

David terus digebuki meski sudah terjatuh di tanah. Akhirnya ia tak sadarkan diri. Wajah nya lemban penuh dengan darah. Seorang warga yang sempat melintas di lokasi kemudian melerai kasus tersebut dan membawa David ke Rumah Sakit  Medika.

Ayah David yang diberitahu masalah ini tentu saja terkejut bukan kepalang. Malam itu juga ia langsung membuat pengaduan ke Polsek  Pesanggrahan.

Halaman: 1 2 3
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan