Kajianberita.com
Beranda Lifestyle Sejak Diakuisisi Elon Musk, Fitur Twitter Bermasalah

Sejak Diakuisisi Elon Musk, Fitur Twitter Bermasalah

(logo twitter)

JAKARTA – Jejaring media sosial Twitter, kembali menjadi perbincangan. Sejak diakuisisi Elon Musk, kondisi Twitter belum selesai dengan perbaikan secara internal dan dianggap mengkhawatirkan.

Terbaru dari media sosial ini. Slack yang biasa dipakai untuk berkomunikasi secara internal mendadak dimatikan. Meski kabarnya untuk pemeliharaan rutin.

Lalu pada hari yang sama, dikutip Detiknet dari The Verge, Minggu (26/2/2023), Jira — software yang dipakai untuk memantau semua penambahan fitur Twitter, juga berhenti beroperasi.

Di mana, para engineer Twitter tak bisa menambahkan kode baru dan juga tak bisa berkomunikasi dengan engineer lainnya, sehingga mereka pun akhirnya mengambil jatah cutinya.

Akses ke Jira memang kemudian dikembalikan pada Kamis lalu waktu setempat, namun Slack tetap tak bisa diakses, dan menurut sejumlah karyawan Slack, hal itu bukan karena ada pemeliharaan rutin.

Salah seorang pegawai menyebut sebenarnya yang terjadi adalah Twitter belum membayar tagihan Slack-nya. Namun itu pun juga penyebab Slack tak bisa diakses, karena kabarnya Slack itu memang sengaja dimatikan oleh seseorang di Twitter.

Mungkin saja, Twitter mau beralih ke aplikasi lain untuk koordinasi antar karyawan. Pasalnya Musk menggunakan aplikasi Mattermost, pesaing Slack untuk berkoordinasi di Tesla, dan menggunakan Microsoft Outlook serta Teams untuk email dan rapat.

Tentunya ini menjadi pergunjingan di Blind. Seorang pegawai Twitter di Blind mengatakan mereka tidak membayar tagihan
“Kami tidak membayar tagihan Slack. Akhirnya kini semuanya hampir tak bekerja,” ujarnya.

Slack ini penting bagi pegawai Twitter karena tak sekadar dianggap sebagai tempat untuk berkomunikasi dengan pegawai lain.

Di aplikasi ini juga tersimpan berbagai kenangan Twitter dalam bentuk dokumen lama yang masih dibutuhkan, terutama setelah Musk memecat banyak pegawai Twitter.

“Setelah semuanya pergi, saya tidak tahu mau bertanya ke siapa saat mentok. Saya biasanya mencari pesan error di Slack dan 99% bisa mendapat bantuan di sana,” ungkap pegawai tersebut. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan