Kajianberita.com
Beranda Lifestyle Ini Cara Optimasi Reels Instagram Biar Banyak yang Nonton

Ini Cara Optimasi Reels Instagram Biar Banyak yang Nonton

Kepala Komunikasi Instagram Asia Tenggara, Putri Silalahi, dalam acara Optimalisasi Instagram untuk Jurnalis yang digelar FJPI. (tangkapan layar)

MEDAN – Pengguna sosial media Instagram datang dari berbagai kalangan. Tren atau gaya yang tengah mutakhir mengenai berbagai topik, terus berkembang dan berubah dengan cepat.

Seorang konten kreator harus memahami tren yang tengah berlaku. Lewat Reels Instagram paling tepat untuk saat ini untuk berkembang.

Putri Silalahi, Kepala Komunikasi Instagram Asia Tenggara mengungkapkan reels merupakan format video yang tertinggi dan tercepat. Saat ini, tren video singkat vertikal pendek diminati di kalangan pengguna Instagram.

Untuk itu, reels merupakan format yang paling tepat untuk diinvestasikan. Selain dapat menghemat waktu, ia juga menyebutkan bahwa distribusi konten reels lebih luas dibanding fitur lainnya.

“Karena video reels ini didorong ke orang-orang yang bukan followers, kalau story dan feed itu kan dibagikan ke followers,” kata Putri dalam workshop Optimalisasi Instagram untuk Jurnalis sekaligus perayaan International Women’s Day oleh Forum Jurnalis Perempuan Indonesia, yang digelar via zoom, Sabtu (4/3/2023).

Putri juga menyebutkan konsistensi menjadi kunci penting untuk menghasilkan konten yang bagus di Instagram. Untuk itu, pengguna bisa mengunggah konten sesuai jadwal yang konsisten.

“Jika belum ada yang like, jangan menyerah. Konsisten itu sangat penting, yang munculnya setiap sekali seminggu. Being consistent itu adalah untuk engagement audience. Itu kenapa harus terus konsisten,” katanya.

Video real, kata Putri, menginspirasi lebih banyak mengundang komentar dibanding video yang direncanakan. Ia juga mengatakan video casual lebih cocok ditampilkan di Instagram.

“Instagram itu mendorong percakapan itu layaknya teman ngobrol. Kalau mau ngobrol itu lebih baik dibikin casual layaknya teman ngobrol. Apalagi jika menonjolkan keunikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata Putri, fitur yang ada di Instagram memudahkan seseorang untuk membuat berbagai konten yang menarik. Apalagi jika pengguna menggunakan sound effect yang beragam.

“Reels memang didesain untuk orang yang gak terlalu bisa ngedit video. Ada fitur-fitur yang membantu membuat reels lebih menarik. Ada juga stiker yang mendukung engagements,” tuturnya. “Awalnya reels berdurasi 60 detik, saat ini sudah 90 detik,” sambungnya.

Menurut Putri, salah satu fitur yang paling menarik adalah fitur menandai akun lain untuk kolaborasi dalam postingan para pengguna. “Salah satu fitur yang paling menarik adalah tag orang untuk kolaborasi. Tren kemunculan individu daripada brand,” sebutnya.

Kemudian, ada juga tren dual kamera yang bisa digunakan pengguna sambil merekam apa yang terjadi. “Fitur ini bisa digunakan para jurnalis yang melakukan live di lapangan,” ucapnya.

Selain menghasilkan video yang menarik, kamu juga harus memahami selera penonton dengan jangkauan yang lebih luas. Untuk itu, Putri meyarankan agar pengguna dapat menghubungkan akun ke sosial media lainnya, salah satunya akun Facebook.

“Hubungkan akun kamu untuk maksimalkan distribusi konten, salah satunya akun facebook. Fun fact-nya saat ini jumlah pengguna facebook masih sangat tinggi,” pungkasnya. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan