Kajianberita.com
Beranda Sumut Edy Rahmayadi : Sejarah Masuknya Peradaban Agama di Tapteng Perlu Disikapi dengan Baik

Edy Rahmayadi : Sejarah Masuknya Peradaban Agama di Tapteng Perlu Disikapi dengan Baik

Gubernur Edy Rahmayadi bersama pengurus MABSI Sumut. (Kajianberita/Infokom Sumut)

MEDAN – Sejarah masuknya peradaban agama ke bumi Nusantara melalui kawasan Pantai Barat Sibolga-Tapanuli Tengah (Tapteng) perlu disikapi dengan baik.

Mengingat wilayah tersebut dihuni masyarakat dari multi etnis.

Pesan itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dalam sambutannya pada kegiatan Pengukuhan Majelis Adat Budaya Pasisi Sibolga-Tapteng (Mabsi) Wilayah Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Sabtu (4/3/2023) kemarin.

Edy juga menekankan sebagai masyarakat yang berasal dari kawasan Pantai Barat, para pengurus Mabsi perlu memberikan perhatian dalam mendukung pembangunan dan kemajuan di daerah tersebut.

“Saya tadi baca kalimat Mengumpulkan yang Berserak, Meluruskan yang Bengkok dan Mengangkat yang Jatuh. Kalau ini dijadikan semboyan (falsafah hidup), Insya Allah, Sibolga-Tapteng yang penuh anugera itu akan semakin baik,” ujarnya.

Sebagai kawasan yang merupakan pintu gerbang masuknya pendatang dari berbagai daerah dan negara di dunia pada abad ke-14, Pantai Barat Sumatera Utara kini dihuni oleh masyarakat dari banyak latar belakang adat budaya dan etnis.

“Inilah kekayaan kita, saya bangga dengan itu. Begitu beragamnya kita, bagaimana bisa kita jadikan kondisi ini bernilai positif, sebagai langkah yang baik,” jelasnya.

BACA JUGA : Ikuti Arahan Presiden, Gubernur Edy Rahmayadi Janji Persiapkan Tanggap Bencana dengan Baik

Kehadiran Mabsi Sumut ini, menurut Edy, bukan untuk mengkotak-kotakkan (membedakan) antarkesukuan dan budaya.

Tetapi guna membesarkan kekayaan yang sejatinya dimiliki oleh Sumatera Utara, sebagai provinsi yang kaya adat budaya.

“Saya sudah minta agar para akademisi dan pemuka agama untuk mengkaji budaya yang ada di Pantai Barat. Supaya ini tidak hanya menjadi cerita saja. Mari bersama kita besarkan kawasan ini dan menjadi akrab, akur serta memperkuat silaturahim,” ujarnya.

Sementara Ketua Mabsi Wilayah Sumut Zahrin Piliang menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang memberikan perhatiannya untuk masyarakat di Sibolga-Tapteng, termasuk warga yang tinggal di perantauan seperti Kota Medan dan daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Zahrin menyampaikan, bahwa wilayah Pantai Barat Sumut dihuni oleh masyarakat yang multi etnis.

Halaman: 1 2
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan