Kajianberita.com
Beranda Headline Buntut Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Anggota Komisi VII Minta Ahok Dicopot

Buntut Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Anggota Komisi VII Minta Ahok Dicopot

Basuki Tjahja Purnama alias Ahok

Anggota Komisi VII DPR, Mulyanto mempertanyakan keputusan Menteri BUMN Erick Thohir  mencopot Dedi Sunardi dari posisi Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, terkait kebakaran Depo Plumpang.

Yang benar, kata Mulyani, Menteri Erick jangan sampai meloloskan Komisaris Utama (Komut) Pertamina, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

“Ini semua harus dievaluasi secara sungguh-sungguh. Ketua dewan pengawas yang juga komite risiko, Pak Ahok harus bekerja mengawasi dengan baik. Jangan hanya tebar pesona,” tegas Mulyanto di Jakarta, Rabu (8/3/2023).

Dengan kata lain, politkus PKS ini, berharap jangan ada tebang pilih dalam menindaklanjuti tragedi Depo Plumpang.

“Jadi yang dicopot jangan hanya direksi, tetapi juga Komut yang tidak dapat menjalankan fungsi pengawasan atau komite risiko,” lanjutnya.

Ia menilai, kinerja Ahok selama menjabat Komut Pertamina, belum ada yang mengesankan. Justru tebar pesona menjadi jurus yang menonjol dari mantan Gubernur DKI Jakarta itu. “Kita tidak melihat ada kinerja yang mengesankan, yang menonjol sekadar tebar pesona dan kontra produktif,” ujarnya.

“Komut lebih terkesan banyak bicara, ketimbang banyak kerja. Terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan perusahaan secara umum, juga melalui Komite Risiko,” lanjut Mulyanto.

Menurut catatannya, pada 2021, Depo BBM milik Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, mengalami kebakaran hingga enam kali. Bahkan hampir tiga bulan sekali juga terjadi musibah terhadap depo terbesar di dunia ini.

“Ini kan luar biasa. Pemerintah kurang perhatian pada Pertamina. Kementerian BUMN ini mendesak profit dan juga deviden. Sementara soal maintenance kurang perhatian. Ini kan kurang fair. Layanan publik itu yang utama bagi BUMN, bukan sekedar untung,” tutup Mulyanto.

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan untuk memberhentikan salah satu direksi PT Pertamina (Persero). Direksi dimaksud adalah Direktur Penunjang Bisnis Dedi Sunardi.

Kabar tersebut pun dibenarkan oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury. Sementara posisi Nicke Widyawati, sebagai Direktur Utama Pertamina, naga-naganya aman. Yang jelas, Nicke punya kartu truf yang membuatnya begitu kuat menjadi CEO di Pertamina.

Pahala mengatakan, untuk sementara posisi Direktur Penunjang Bisnis Pertamina akan ditugaskan kepada Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina Erry Widiastono.

“Benar. Sementara ditugaskan kepada Pak Erry Widiastono,” ungkapnya seperti dikutip CNBC Indonesia, saat menjawab pertanyaan apa benar Direktur Penunjang Bisnis Pertamina diberhentikan Kementerian BUMN, Rabu (08/03/2023). (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan