Kajianberita.com
Beranda Headline Empat Tahun Laporannya Diabaikan, Pria ini Justru Beri Kue Ulang Tahun ke Polrestabes Medan

Empat Tahun Laporannya Diabaikan, Pria ini Justru Beri Kue Ulang Tahun ke Polrestabes Medan

Tangkapan layar video saat Wangsa menyerahkan kue ulang tahun ke petugas piket Polrestabes Medan

Rabu 8 Maret lalu ruang kerja pengaduan Polrestabes Medan didatangi seorang pria paruh baya yang membawa kue tar ulang tahun. Ada bentuk angka 4 terpajang di atas kue itu. Pria itu menyerahkannya ke petugas piket di Reskrim Polrestabes Medan.

“Ini kue ulang tahun pak, mohon sampaikan ke bapak pimpinan. Ini ulang tahun ke 4, berarti sudah empat tahun pengaduan saya tidak ditindaklanjuti oleh Polrestabes Medan,” ujar lelaki itu.

Karuan, sikap lelaki itu mengundang keheranan banyak petugas dan warga yang ada di sekitar itu.  Para petugas piket  terlihat serba salah. Ada yang hanya tersenyum,  ada pula yang terheran-heran. Namun pria itu tidak peduli. Ia lantas menyerahkan kue itu kepada mereka.

Pria itu adalah Wangsa, warga  Medan yang mengaku telah  menjadi korban penipuan oleh salah seorang pengusaha di kota ini. Wangsa tidak menjelaskan berapa banyak kerugian yang dialaminya akibat penipuan itu.

“Ya, cukup banyak. Makanya saya minta polisi untu menegakkan hukum,” katanya.

Tepat pada 8 Maret 2019 ia mengadu ke Reskrim Polrestabes Medan sebagai korban untuk berharap kasus penipuan yang dialaminya dapat diusut. Data -data pelaku ia sampaikan dengan jelas.

Kala itu, kata Wangsa, petugas Reskrim Polrestabes berjanji akan mengusut kasus tersebut.

Waktu berlaku, ternyata tidak ada tindak lanjut dari pengaduan itu. Wangsa pernah bertanya kepada tim penyidik, tapi tidak ada jawaban pasti.

“Waktu itu dikatakan hanya akan diusut, begitu seterusnya yang dijanjikan,” katanya.

Setelah empat tahun berlalu, Wangsa mulai pesimis kalau pengaduannya  ditindaklanjuti. Sebagai respon atas sikap polisi itu, pada 8 Maret 2023, bertepatan dengan  empat tahun usia pengaduannya, Wangsa membuat aksi sarkasme yang menarik.

Ia datang ke ruang pengaduan piket Polrestabes Medan dengan membawa kue ulang tahun denganm simbol angka ke-4.

“Ini hadiah untuk Bapak-Bapak semua. Mudah-mudahan bisa dimaknai dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Video saat Wangsa memberikan kado kepada petugas piket Poltabes Medan beredart di dunia maya. Di Instagram, video itu  dapat disaksikan di akun @kamerapengawas.id.

Tak pelak lagi, berbagai pujian dan komentar mengalir di ruang comment akun tersebut. Semua memuji cara kritik yang disampaikan Wangsa. Sudah bisa ditebak, kritikan pedas pun bertubi-tubi dilayangkan nitizent kepada Polrestabes Medan.

“Nah bisaa nih ke insntansi-instansi lain daripada demo capek-capek sindir halus begini aja,” tulis @abang_billy22.

“Nangkep tersangka kejahatan biasanya dinyanyiin selamat ulang tahun doang, sekarang dibalik dibawain kue langsung dengan rasa kecewa karna kasusnya terbengkalai,” tulis @mas_berti.

“Kasih uang yg banyak pak jangan kue buat apaaa.., 1 hari juga langsung direspon atau ditindak lanjuti sok aja coba, TERBUKTI !!!” tulis @ghozi8919

Cara Wangsa mengkritik polisi ini perlu diacungkan jempol. Ia tidak berkoar-koar di medan. Ia pun tidak banhyak protes.  Caranya sangat halus, tapi begitu menyentil. Mudah-mudahan polisi bisa sigap merespon kritikan ini. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan