Kajianberita.com
Beranda Sumut Metode Penanganan Covid-19 Sumut Jadi Blue Print di Masa Mendatang

Metode Penanganan Covid-19 Sumut Jadi Blue Print di Masa Mendatang

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi para staf ahli dan koordinator bidang di Satuan Tugas Penanganan Covid-19, serta Kepala Kesehatan Daerah Militer I/Bukit Barisan dan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumut menjalani wawancara oleh Dewan Juri, Kamis, 9 Maret 2023. (DISKOMINFO SUMUT/Dokumen)

MEDAN – Sumatera Utara (Sumut) menjadi nominasi lantaran dianggap berhasil mengandalikan Covid-19.

Sumut berhasil terpilih menjadi salah satu dari keempat finalis pemenang PPKM Award untuk Kategori Provinsi di Pulau Sumatera.

Hal itu diungkapkan Staf Ahli Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut Restuti Hidayani Saragih kepada wartawan, Sabtu (11/3/2023).

“Harapan kita semua bersama masyarakat Sumatera Utara kiranya Sumatera Utara bisa keluar menjadi pemenang di Ajang Penganugerahan Penghargaan Penanganan Covid-19 dan PPKM Award 2023 ini,” kata Restuti.

Restuti mengungkapkan metode penanganan dan pengendalian Covid-19 yang telah dilakukan Sumut selama ini bisa menjadi blue print atau acuan untuk kewaspadaan terhadap kemungkinan pandemi maupun endemi di masa mendatang.

Metode penanganan selama ini dilakukan secara sinergis yang tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

 

“Tentunya dengan seluruh unsur Pentahelix yaitu pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan media, kita akan terus melakukan yang terbaik, mencegah dan mewaspadai segala kemungkinan pandemi atau endemi di masa mendatang,” katanya.

 

Adapun indikator penilaian di antaranya indikator regulasi penanganan Covid-19, indikator penegakan protokol kesehatan, testing, tracing, treatment, dan vaksinasi Covid-19.

 

Kemudian indikator realisasi anggaran untuk penanganan Covid-19 di tahun 2021. Seluruh tahapan penilaian telah selesai dan pengunggahan dokumen primer ke aplikasi PPKM Award,

 

Provinsi Sumut langsung mendapat skor 94 dari skor maksimum yaitu 100.

 

“Berbagai tahapan penilaian sudah dilakukan, kita harapkan segala upaya yang kita lakukan bersama dengan baik dapat berbuah hasil yang baik pula, dari penilaian dokumen kita telah mendapat nilai yang positif,” kata Restuti.

 

PPKM Award diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia. Penilaian yang dilakukan adalah penanganan Covid-19 kurun waktu 2021-2022.

“Anugerah PPKM Award ini rencananya akan diserahkan langsung oleh Presiden RI kepada para gubernur pemenang, dalam acara penganugerahan di Jakarta, 20 Maret 2023 mendatang di Jakarta,” kata Restuti. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan