Kajianberita.com
Beranda Headline Kasus Penganiayaan yang melibatkan Dua Anggota DPRD Medan Bergulir ke Kejaksaan

Kasus Penganiayaan yang melibatkan Dua Anggota DPRD Medan Bergulir ke Kejaksaan

Habiburrahman Sinuraya dari Partai Nasdem (kiri) dan David Roni Ganda dari PDIP, dua anggota DPRD Medan yang dituduh melakukan penganiayaan terhadap warga di salah satu pusat hiburan malam di Kota Medan

Setelah lama terpendam di Polrestabes Medan, akhirnya kasus penganiayaan yang dilakukan dua anggota DPRD Medan, David Roni Ganda dan Habiburrahman Sinuraya, bakal bergulir di pengadilan.   Pihak  Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan mengaku telah menerima berkas Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Polrestabes Medan.

“Kita telah menerima SPDP dari penyidik Polrestabes Medan terkait kasus tersebut,” ucap Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Medan, Faisol saat dikonfirmasi, Senin (13/3/2023).  Namun ia belum memastikan kapan kasus itu akan diajukan ke pengadilan.

Sebelumnya kasus ini sempat menjadi sorotan setelah korban Khalik mencurigai kalau pengaduannya terhadap dua anggota dewan itu diendapkan di Polrestabes Medan. Ia mengaku sudah mengadukan kasus itu pada November tahun lalu, tapi tidak diproses lebih lanjut.

Khalik lantas mengancam akan  membuat pengaduan ke Propam dan Irwasda Polda Sumut untuk mengawasi perkara itu.

Kuasa Hukum Khalik, Hamdani Parinduri, sempat menduga ada yang janggal terkait pengaduan dari kliennya. Sebab, saat ditangani Polsek Medan Baru laporan kliennya sudah ditahap penyidikan. Namun setelah laporan itu ditarik ke Polrestabes Medan, justru belum ada penetapan tersangka.  Bahkan para pihak yang dilaporkan juga belum dilakukan pemeriksaan.

Namun setelah Khalik dan kuasa hukumnya mengancam akan mengadukan kasus it uke Propam dan Irwasda Polda Sumut, barulah Polrestabes Medan mulai bergerak mengusutnya. Pra-rekonstruksi sudah dilakukan di TKP  sehingga penyusunan berkas perkara itu akhirnya berjalan.

{Pihak Sat Reskrim Polrestabes Medan telah memanggil sejumlah saksi dan mengamankan rekaman CCTV dari lokasi kejadian. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengaku kalau mereka tetap melanjutkan kasus ini.

Pemeriksaan telah dilakukan terhadap sejumlah saksi hingga akhirnya berkas itu pun diserahkan ke kejaksaan untuk ditindaklanjuti. Sementara dua anggota DPRD Medan yang menjadi pelaku kekerasan itu tidak ditahan.

Dua anggota DPRD Medan yang dimaksud adalah  David Roni Ganda dari PDIP dan Habiburrahman Sinuraya dari partai Nasdem.

Adapun kasus penganiayaan itu terjadi pada 5 November 2022. Khalik yang mengaku  sebagai korban sama sekali tidak melakukan kesalahan apapun terhadap kedua anggoa dewan itu. Kedua anggota DPRD itu dalam keadaan mabuk berat sangat menganiayanya.

Dari rekaman video CCTV  terlihat kalau ada seorang pria diduga  Habiburrahman Sinuraya menenteng botol minuman di dalam lokasi hiburan malam. Ia terlihat dalam kondisi semoyongan karena mabuk berat. Ia sempat menari-nari gembira mengiringi music di hiburan malam itu.

Pada video lainnya, di lokasi yang sama dan jam yang sama. tampak seorang pria yang diduga David Roni Ganda sedang digotong oleh dua orang pria keluar dari tempat hiburan malam itu. Ganda dan Habiburrahman memang sedang bersenang-senang di lokasi hiburan malam itu.

Dari penelusuran wartawan, malam itu keduanya menghabiskan uang hingga Rp17 juta untuk membeli miras merek JW Gold Lable, Singleton serta Jamesan, ditambah dengan makanan pendamping. Setelah puas bermabuk ria, keduanya  ke luar Gedung menuju halaman parkir.

Di situlah keduanya melakukan penganiayaan tanpa sebab terhadap Khalik yang juga sedang berada di halaman parkir hingga akhirnya korban babak belur.

Atas aksi tersebut, Khalik membuat laporan di Polsek Medan Baru pada Sabtu (5/11/2022) sekitar pukul 18.45 WIB. Namun kasus itu kemudian diambil alih Polrestabes Medan.

Sementara David maupun Habiburrahman mengaku membantah telah menganiaya korban. Mereka kemudian melaporkan  balik Khalik ke Polrestabes Medan pada 23 November 2022. Entah siapa yang benar, tapi kasus pengaduan Khalik ini yang telah sampai ke Kejaksaan. (*)

 

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan