Kajianberita.com
Beranda Sumut Buku ‘Edy Rahmayadi: Sumut Bermartabat dan Prinsip Inspirasi’ Resmi Diluncurkan

Buku ‘Edy Rahmayadi: Sumut Bermartabat dan Prinsip Inspirasi’ Resmi Diluncurkan

Edy Rahmayadi pada acara peluncuran buku “Edy Rahmayadi: Sumut Bermartabat dan prinsip Inspirasi’ berlangsung di Rumah Dinas Gubenur Kamis 16 Maret 2023

Dalam berbagai program yang dijalannya sebagai Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi kerap menyebutkan kata-kata ‘Bermartabat’. Maksud Edy mengatakan kalimat itu tidak lain untuk memastikan bahwa program pembangunan yang dijalankannya tidak sekedar focus pada soal ekonomi saja, tapi mendorong agar  martabat masyarakat juga ikut naik.

“Martabat adalah hak seseorang untuk dihargai dan diperlakukan secara etis. Martabat ini harus tumbuh lebih tinggi ketimbang pertumbungan ekonomi karena sifatnya penghargaan terhadap setiap pribadi,” kata Edy Rahmayadi.

Oleh sebab itu Edy selalu menekankan agar pembangunan tidak berbicara kesejahteraan, tapi juga menekankan pada penghargaan terhadap masyarakat. Ucapannya ini yang menjadi latar belakang lahirnya buku ‘Edy Rahmayadi: Sumut Bermartabat dan Prinsip Inspirasi’.

Buku ini resmi diluncurkan pada Kamis (16/3/2023) di  Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubsu, Medan. Penulisnya adalah Prof  Zainal Arifin Zakaria, guru besar  Universitas Islam Negeri  (UIN) Sumatera Utara.

Gubsu Edy hadir dalam acara itu. Kehadirannya di ruangan itu disambut dengan lantunan selawat yangn cukup meriah.

Penulis buku, Prof Zainal memaparkan jika makna dari buku ini terbagi kepada empat bagian, yaitu Ber yang berarti bertuhan, Mar yang berarti mari berkata positif, Ta yang berarti tambah dengan amal saleh, dan Bat yang berarti bantah kejahatan, penyakit dan apapun yang buruk.

Dimana dalam setiap bagian itu memiliki makna hal-hal baik yang melekat di diri Edy sebagai Gubsu.

“Dengan demikian dapat kita ambil inspirasi dan kesimpulan dari selayak pandang buku yang akan bapak ibu terima setelah selesai acara ini, dan diberikan simbolis oleh Gubernur Sumatera Utara kepada orang-orang tertentu,” ucap Zainal saat acara.

“Moga-moga buku yang akan diberikan nantinya, bisa menjadi pesan kebaikan dimanapun dan kapanpun,” sambungnya.

Adapun yang ingin disampaikan di dalam buku ini adalah bagaimana upaya  untuk mewujudkan masyarakat Sumut bermartabat. Terdapat 5 bidang yang mengkaji buku ini yaitu kehidupan, politik, pendidikan, pergaulan, dan lingkungan.

Di acara, Gubsu Edy Rahmayadi menceritakan tentang sepenggal kisah hidupnya. Edy juga mengatakan dirinya juga belum membaca buku tersebut.

“Yang pastinya, saya pernah di usia masih kecil, di depan air mancur, mama saya gelar tikar makan di situ, lalu mama saya ngomong ‘rumah siapa itu besar sekali’. Itu di dekat rumah Gubernur Sumatera Utara, nah sekarang beliau ngomong sama saya ‘kamu sekarang yang nempati rumah ini’,” ucap Edy saat acara.

Edy mengatakan dirinya mendapatkan amanah yang besar, yaitu menjadi Gubernur Sumatera Utara. Dia bersyukur dalam menjalankan amanah itu dia mengaku didampingi banyak tokoh.

“Saya mendapatkan amanah yang begitu besar, yang begitu mulia, kadang kala saya bimbang tetapi disamping kanan kiri saya, saudara-saudara saya sekalian, ulama-ulama saya, tokoh-tokoh akademi saya, ketika saya buktikan untuk mensejahterakan rakyat Sumatera Utara,” tutupnya

Edy akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur pada 5 September tahun ini. Belum ada kepastian kalau ia akan mencalonkan lagi. Tapi suara yang meminta ia kembali ikut bersaing pada Pilkada 2024 cukup kuat bergema. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan