Kajianberita.com
Beranda Nasional Teddy Minahasa Bongkar Borok Polisi, Banyak Anggota Sisihkan BB Narkoba untuk Dipakai Sendiri

Teddy Minahasa Bongkar Borok Polisi, Banyak Anggota Sisihkan BB Narkoba untuk Dipakai Sendiri

Irjen Pol Teddy Minahasa saat menjabat Kapolda Sumatera Barat

Irjen Pol Teddy Minahasa akhirnya  membongkar borok Kepolisian lewat pernyataannya dalam sidang yang berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat viral di media social baru-baru ini. Teddy mengatakan, sudah hal biasa kalau  anggota polisi kerap menyisihkan barang bukti (BB) narkoba untuk dikonsumsi sendiri.

Pernyataan Teddy Minahasa ini pun menuai banyak komentar dari warganet. Tidak sedikit banyak warganet yang mengaku tak heran dengan pernyataan Teddy Minahasa.

“Keterangan jujur yang sangat sesuai dengan fakta di lapangan,” tulis @eka****.

“Lah baru tau? Kan emang udah lama begitu,” sambung @ani****.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membantah pernyataan Teddy itu. Ia menyatakan lembaga Polri  bersedia dan siap diaudit mengenai penanganan barang bukti penyitaan.

Pernyataan itu sebagai jawaban untuk merespon kesaksian Irjen Teddy Minahasa yang menyebut anggota Polri kerap menyisihkan barang bukti narkoba di setiap pengungkapan kasus.

“Jadi, kita siap diaudit, ya,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H. Siregar kepada wartawan, Senin, 20 Maret.

Bahkan, dikatakan bila belum lama ini tim Panitia Kerja (Panja) dari Komisi III sudah datang ke Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

Krisno menyebut pihaknya menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan barang bukti yang ketat. Cara itu disebut sebagai langkah transparansi Polri.

“Kemarin kita juga sampai mengundang Bapak-bapak dari tim Panja, dari Panja Narkotik, UU Narkotik, untuk melihat transparansi ini,” ungkapnya

Sementara untuk terkait dengan pengakuan eks Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa, ia enggan berkomentar. Sebab, Polri sudah melakukan sesuai aturan.

“Nah, kalau Pak Teddy menggunakan ucapan itu, maka tanya Pak Teddy,” kata Krisno.

Adapun, Irjen Teddy Minahasa mengaku bila banyak anggotanya yang kerap menyisihkan sabu. Pengakuan itu disampaikannya saat duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa kasus peredaran sabu, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Kamis, 16 Maret.

“Karena fakta di lapangan saya juga sering mendapatkan bahkan anggota saya sendiri, setiap ada penangkapan dia sisihkan sebagian untuk dia isap-isap sendiri, demikian latar belakangnya Yang Mulia,” kata Teddy.

Teddy saat ini sedang berhadapan dengan pengadilan terkait tuduhan terlibat dalam penyalahgunaan dan pengedaran narkotika jenis sabu di sejumlah wilayah. Sebelumnya Teddy dikenal sebagai perwira polisi dengan karir yang cemerlang. Bahkan ia akan dipromosikan sebagai Kapolda Jawa Timur.

Namun karirnya hancur karena tertangkap kasus narkoba. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan