Kajianberita.com
Beranda Headline Kekayaan Kabareskrim jadi Sorotan karena Istrinya Tampil Mewah dan Punya Saham di Perusahaan

Kekayaan Kabareskrim jadi Sorotan karena Istrinya Tampil Mewah dan Punya Saham di Perusahaan

Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto dan istrinya Evi Celiyanti

Sorotan terhadap Evi Celiyanti, istri Kabareskrim Polri Konjen Pol Agus Andrianto terus menjadi perharian publik. Setelah tampil dengan gaya mewah di berbagai fotonya, belakangan terungkap kalau Evi juga punya saham di beberapa perusahaan.

Publik lantas mengaitkan semua itu dengan peran suaminya sebagai pejabat negara. Apalagi Agus Andrianto sempat menjadi sorotan karena suap dalam kasus tambang illegal. Agus juga terungkap tidak pernah melaporkan kekayaannya dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKN) dalam lima tahun terakhir.

Koordinator Pergerakan Advokat Nusantara Petrus Selestinus menilai, kalaupun kepemilikan saham Evi di perusahaan swasta benar adanya, hal itu pantas dipertanyakan sebab tidak pernah tercatat di dalam LHKPN suaminya yang seorang penyelenggara negara.

Terlebih lagi, Agus tercatat melaporkan LHKPN terakhir pada 2016.

“Seandainya benar di dalam PT ada saham atas nama istrinya (kabareskrim, red) atau disebut sebagai Ibu Evi Celiyanti, ini adalah salah satu peristiwa yang muncul akibat tidak ada pelaporan terhadap LHKPN-nya atau kalaupun dilaporkan, laporannya tidak jujur,” ujar Petrus, Senin (27/3).

Menurut Petrus, kekayaan istri pejabat negara juga menjadi objek pelaporan dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

“Harta kekayaan suami, anak, bahkan sampai menantu itu harus dilaporkan dan juga harta kekayaan istri anak dan menantu,” tutur Petrus.

Selain itu, Petrus menyebut pelaporan LHKPN itu wajib bagi setiap penyelenggara negara sebagaimana amanat UU tentang Penyelenggara yang Bersih dan Bebas KKN.

“Konsekuensinya ini ada sanksi administratif, menurut undang-undang itu begitu,” ucapnya.

Dugaan kepemilikan saham Evi Celiyanti di sebuah perusahaan swasta sebelumnya disinggung oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso

Namun, Sugeng belakangan mengklarifikasi belum memastikan apakah Evi dimaksud adalah istri kabareskrim.

“Kalau tidak salah, apakah Evi ini istrinya Kabareskrim, saya belum cek,” ucapnya diberitakan Disway.id, Senin.

Sugeng juga menyebut bahwa Evi Celiyanti sudah tidak berperan sebagai pemegang saham PT CLM. Dia mengatakan kepemilikan saham perusuhaan tersebut adalah proses internal korporasi yang tercantum sesuai dengan Undang-undang PT.

“Kepemilikan saham adalah suatu proses internal perusahaan sesuai prosedur berdasarkan UU Perseroan Terbatas dan saat itu pemegang saham Evi Celiyanti sudah tidak sebagai pemegang saham,” ujar Sugeng.(fat/disw)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan