Kajianberita.com
Beranda Headline Rafael Alun Menjadi Tersangka Kasus Grativikasi, Nama Rafli Ahmad Ikut Terseret

Rafael Alun Menjadi Tersangka Kasus Grativikasi, Nama Rafli Ahmad Ikut Terseret

Rafael Ulun Trisambodo, eks pejabat Ditjen Pajak tersangka grativitasi

Setelah menelusuri lebih dalam tentang asal usul harta kekayaannya, akhirnya KPK menetapkan Rafael Ulun Trisambodo menjadi tersangka dalam kasus grativikasi. Sejumlah nama pun ikut terseret dalam kasus itu, setelah Indonesian Audit Watch Iskandar Sitorus  menyebutkan ada artis berinisial R terlibat kasus grativitasi itu.

Tak berselang lama dari ucapan Iskandar Sitorus itu, berbagai tuduhan muncul kepada Rafli Ahmad. Bahkan   di Twitter, Raffi Ahmad sempat trending dan ramai dikaitkan dengan kasus Rafael Alun Trisambodo. Ia dituduh  terseret kasus pencucian uang Rafael Alun Trisambodo

Tuduhan itu kian menguat sebab  Raffi Ahmad berteman baik dengan menantu Rafael Alun Trisambodo, Jeremy Imanuel Santoso. Malah  Jeremy disebut-sebut punya peran penting di gurita bisnis Raffi Ahmad.

Untuk diketahui, Jeremy adalah manajer dari RANS PIK Basketball, tim basket milik Raffi Ahmad. Tak cuma kenal Raffi Ahmad, Jeremy juga banyak berteman dengan deretan artis papan atas, sebut saja Gading Marten, Nicholas Sean hingga Sean Gelael. Selain jadi menantu Rafael Alun, Jeremy ternyata adalah adik penyanyi ternama, yakni Cantika Abigail.

Menengok kaitan Raffi Ahmad dengan Jeremy, publik jadi mengaitkannya dengan kasus Rafael.

Hingga artikel ini ditayangkan, Raffi Ahmad belum memberikan tanggapannya terkait namanya yang dikaitkan dengan kasus Rafael Alun Trisambodo.

Sementara Rafael sendiri mengaku siap dengan status tersangka yang diberikan kepadanya.

“Saya akan patuhi langkah hukum berikutnya,” kata Rafael.

Rafael adalah ayah dari Mario, pemuda yang melakukan penganiayaan terhadap David, 17 tahun, anak salah satu pengurus Gerakan Pemuda Ansor. Rafel merupakan mantan pejabat Ditjen Pajak yang telah dipecat, yang belakangan diketahui memiliki kekayaan sangat mengejutkan.

Dalam laporannya sebagaimana tertuang di dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), Rafael mengaku punya harga senilai Rp 54 miliar.   Namun setelah  KPK menelusuri lebih jauh, kekayaan Rafael jauh lebih banyak dari jumlah itu.

Nilai rekeningnya di bank saja mencapai lebih dari Rp 500 miliar, yang kesemuanya sudah diblock oleh negara.  Belum lagi uang asing senilai Rp25 miliar yang disimpan di dalam deposite box. Tidak heran jika kekayaan Rafael diperkirakan mencapai lebih dari Rp 2 triliun.

Sumber kekayaan ini yang membuat KPK curiga kalau Rafael melakukan korupsi dalam mendapatkan harta kekayaan tersebut, hingga akhirnya ia dinyatakan sebagai tersangka. (faz)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan