Kajianberita.com
Beranda Headline Pusat Perjudian dan Peredaran Narkoba di Jermal 15, Deli Serdang Digrebek Aparat, Tokenya Masih Lolos

Pusat Perjudian dan Peredaran Narkoba di Jermal 15, Deli Serdang Digrebek Aparat, Tokenya Masih Lolos

Personel Polda Sumut mengamankan sejumlah warga saat menggerebek lokasi judi dan narkoba yang disinyalir terbesar di Jermal 15 Medan, Sabtu (8/4).

Polda Sumut menggerebek lokasi basis narkoba dan perjudian yang terus beroperasi di lahan garapan Jalan Jermal 15, Sabtu (8/4). Lokasi itu diperkirakan salah satu pusat kegiatan judi dan peredaran narkoba cukup besar di wilayah Medan dan Deli Serdang.

Dari lokasi basis narkoba dan perjudian yang beromset miliaran itu, petugas mengamankan belasan pria dan wanita. Mereka adalah pekerja dan pengguna narkoba dan pemain judi. Polisi juga menyita puluhan mesin judi beraneka jenis yang tersedia di lokasi bagi pecandu narkoba dan judi.

Bahkan narkoba jenis sabu dan perangkat lengkap pengguna sabu ditemukan dan disita dari lokasi tersebut.

Dari pengungkapan ini, nama GS disebut pemilik dan pengelola lokalisasi sabu dan judi menjadi target untuk ditangkap dan diproses hukum.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, penggerebekan berdasarkan laporan warga yang t resah dengan keberadaan lokasi narkoba dan perjudian di Jermal 15 tersebut. Hadi pun menyebut lokasi tersebut benar beroperasi terus meski di bulan suci Ramadan.

“Dasar penggerebekan dari laporan banyak warga masyarakat yang sangat resah dengan berdirinya dan beroperasinya lokalisasi sabu dan judi di Jermal 15. Dan sudah kita tindak lanjuti. Ini untuk kesekian kalinya kita gerebek. Dan kita atensikan lokalisasi ini ditutup permanen. Tidak boleh lagi beroperasi. Ini kita tegaskan. Jika masih terus beroperasi akan terus kita tindak sampai total tutup seperti kawasan Kampung Kubur,” ujar Hadi.

Hadi menyebut, warga pun diharapkan terus ikut memantau perkembangannya.

Terkait info munculnya nama GS menjadi target Polda Sumut untuk ditangkap sebagai pemilik dan pengelola lapak, Hadi menyikapi dan menjawab tegas.

“Siapapun itu, pengelola dan pemilik kita target segera ditangkap. Kita tunggu ya hasil pemeriksaan sampai tuntas,” ucap Hadi.

Ketika penggerebekan dilakukan petugas Ditreskrimum Polda Sumut dan Brimob, warga ramai ramai mengucap syukur. Warga mengapresiasi penggerebekan ke sekian kalinya yang dilakukan polisi.

Warga menyebut, penindakan Polda Sumut ini menjadi titik akhir basis judi dan narkoba jenis sabu terbesar yang ada di Jermal 15 tutup total.

“Semoga penindakan Polda Sumut gabungan Brimob pada hari ini terakhir lokasisasi judi dan sabu Jermal 15 ini tutup selamaya. Kami sangat resah, anak anak, keluarga kami banyak menjadi pasien. Apalagi warga lainnya di luar wilayah kami. Ramai lah lokalisasi maksiat judi dan narkoba di lokasi yang sudah diportal pemilik dan pengelolanya,” ujar Rahmad, seorang warga sekitar.

Selain itu warga menyebut nama pria GS selaku pemilik dan pengelola memiliki kaki tangan mengelola dan menjalankan praktik haram itu.

“Setahu kami dan semua pasti tau. Masyarakat tau pasti itu lokalisasi punya pria bernama GS. Aparat polisi dan BNN pun tau nama besar dan sepak terjang GS,” tegas warga geram. (Sib)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan