Kajianberita.com
Beranda Headline Musrenbang Sumut 2024 Dimulai, Edy Rahmayadi dan Para Kepala Daerah Naik Betor Menuju Lokasi

Musrenbang Sumut 2024 Dimulai, Edy Rahmayadi dan Para Kepala Daerah Naik Betor Menuju Lokasi

Gubernur Edy Rahmayadi naik betor menuju Hotel Santika tempat berlangsungnya Musrenbang Provinsi Sumut

Setelah menyelesaikan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di berbagai Kabupaten/kota, akhirnya Musrenbang tingkat Provinsi Sumut  digelar hari ini, Rabu (12/4/2023) di Hotel Santika, Medan. Hal tidak biasa terjadi saat Musrenbang ini di mana  Gubernur Edy Rahmayadi beserta jajarannya hadir di lokasi dengan menaiki becak motor (betor).

Bukan hanya Edy, Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho serta bupati/walikota juga ikut dalam rombongan ini. Mereka bergerak dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman Nomor 41, menuju Santika Premiere Dyandra Hotel, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 7.

Penggunaan betor ini merupakan salah satu bentuk promosi Sumut dan kendaraan khasnya.

“Ini merupakan bentuk promosi kita kepada dunia, mempromosikan Sumut dan kendaraan khasnya,” kata Edy Rahmayadi sebelum bergerak ke Santika Premiere Dyandra Hotel.

Edy Rahmayadi berharap Musrenbang kali ini mampu menjawab tantangan pembangunan bagi Provinsi Sumut tahun 2024. Oleh karena, itu program serta kebijakan pembangunan yang dirancang tahun 2024 harus sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

“Usulan program itu harus dari daerah ke provinsi, karena mereka yang tahu apa kebutuhannya, tetapi tentu harus sesuai RPJMD provinsi,” kata Edy Rahmayadi. Usulan itu telah dibahas dalam berbagai Musrenbang tingkat local sebelumnya.

Musrenbang ini merupakan pembahasan rancangan pembangunan daerah yang terakhir dijalankan oleh Pemerintahan Sumut di bawah pimpinan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah. Sebab masa jabatan keduanya akan berakhir pada 5 September mendatang.

Meski demikian, Musrenbang ini sangatlah strategis dalam Menyusun progam pembangunan daerah yang akan dijalankan Pj Gubernur yang akan datang. Oleh sebab itu, Edy Rahmayadi berupaya agar program pembangun Sumut yang belum selesai akan dituangkanya dalam Musrenbang ini.

“Mudah-mudahan beberapa program yang sempat tertunda karena Covid-19 selama dua tahun terakhir ini bisa kita rumuskan dalam Musrenbang ini, sehingga dapat dijalankan pada tahun depan,” katanya.

Setelah masa kepemimpinan Edy berakhir pada 5 September mendatang,  system pemerintahan di Provinsi Sumut akan dipimpin seorang pejabat (Pj) Gubernur yang ditunjuk Menteri Dalam Negeri dan ditetapkan oleh presiden. Kepemimpinan Pj Gubernur itu akan berlangsung sampai selesainya Pemilu kepala daerah pada penghujung 2024 nanti.

Pj Gubernur yang berperan menjalankan progam yang dirumuskan dalam Musrenbang ini. Oleh sebab itu pembahasan pada Musrenbang ini sangat penting dalam mendukung suksesnya pembangunan Sumut pada tahun depan.

Acara Musrenbang ini dihadiri anggota DPRD Sumut, bupati/walikota se-Sumut beserta OPD-nya. (faz)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan