Kajianberita.com
Beranda Nasional Usut Pengaduan Brigjend Endar, Dewan Pengawas akan Periksa Ketua KPK Firli Bahuri Hari ini

Usut Pengaduan Brigjend Endar, Dewan Pengawas akan Periksa Ketua KPK Firli Bahuri Hari ini

Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean

Kabar tentang operasi tangkap tangan (OTT) yang baru saja dilakukan KPK di Jakarta dan Semarang tidak juga bisa membuat isu konflik internal di tubuh KPK menghilang. Di tengah maraknya pemberitaan tentang OTT itu, kasus pengaduan tentang prilaku buruk Ketua KPK Firli Bahuri tetap mencuat.

Yang terbaru, Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Tumpak Hatorangan Panggabean membenarkan kalau pihaknya akan memeriksa Firli Bahuri pada Rabu (12/4) hari ini.

Tumpak mengatakan ketua KPK itu diperiksa dalam rangka mengusut laporan Brigjen Endar Priantoro. “Benar (Firli dipanggil),” kata Tumpak Hatorangan Panggabean dalam keterangannya, Rabu (12/4).

Selain Firli, ada pimpinan KPK lain yang juga dipanggil Dewas hari ini. Tumpak enggan memerinci namanya. Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris juga mengamini Firli menjadi salah satu pihak yang akan diperiksa terkait laporan Endar.

Permintaan keterangan pihak-pihak yang dipanggil hari ini dimulai dari pukul 11.00 WIB. “Mulai jam 11.00 WIB. Tetapi saya lupa Pak FB (Firli Bahuri) giliran jam berapa?” ujar Syamsuddin.

Seperti diketahui, eks Direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Endar Priantoro sudah melaporkan ketua lembaga antirasuah Firli Bahuri dan Sekretaris Jenderal Cahya H. Harefa ke Dewan Pengawas (Dewas), Selasa (4/4).

“Hari ini, saya bertemu dengan Dewas menyerahkan laporan pengaduan saya dan sudah diterima oleh Dewas. Dan saya tadi menceritakan peristiwanya sedikit dengan ketua Dewas sebagai informasi awal,” kata Endar.

Langkah itu diambil lantaran Endar tidak terima didepak dari jabatan direktur penyelidikan KPK sekaligus melaksanakan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Mencuat kabar kalau Endar didepak dari KPK karena tidak setuju dengan Rencana Firli yang berupaya memaksakan Anies Baswedan sebagai tersangka dalam Kasus korupsi Formula E. Endar mengaku langkah itu salah besar karena tidak adanya bukti dan saksi yang kuat.

Namun FirIi sepertinya ingin sekali menjadikan Anies sebagai tersangka. Kuat dugaan kalau keinginannya itu merupakan pesan politik dari penguasa agar langkah Anies maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 dapat terganjal. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan