Kajianberita.com
Beranda Olahraga Dicoret dari Tim karena Berpuasa,  Pemain Perancis ini Lanjutkan Aksi dengan I’tikaf di Masjid

Dicoret dari Tim karena Berpuasa,  Pemain Perancis ini Lanjutkan Aksi dengan I’tikaf di Masjid

Pemain Nantes Jaouen Hadjam memilih i’tikaf di masjid setelah dicoret pelatihnya dari tim karena berpuasa

Pemain Nantes, Jaouen Hadjam kembali mencuri perhatian di media sosial. Kali ini dia menjadi bahan pembicaraan karena ketaatannya dalam beribadah.

Sebelumnya pada awal April lalu Antoine Kombouare selaku pelatih Nantes membuat keputusan mengejutkan. Ia secara tiba-tiba mencoret Joauen Hadjam dari daftar pemain jelang laga melawan Reims.

Alasanya menjadi perhatian serius. Pasalnya Kombouare melakukan pencoretan tersebut karena Hadjam menolak untuk tak berpuasa pada hari pertandingan.

“Jaouen (Hadjam)? Tidak ada kontroversi. Mereka yang berpuasa, saya mendukung mereka. Saat pertandingan, Anda seharusnya tidak puasa,” ujar Kombouare sebelumnya seperti dikutip dari ESPN.

“Ini bukan hukuman. Saya menetapkan aturan. Itu pilihan dia, dan saya menghormati itu,” tambah sang pelatih.

Namun dengan ketaatannya, Hadjam memilih untuk legawa ketika dicoret dari tim. Kini saat namanya tak ada dalam skuad, Hadjam justru semakin memantapkan diri dalam beribadah.

Hal itu terlihat dari unggahan di akun @Aouatef23Dz di media sosial. Dalam foto terlihat pemain 20 tahun tersebut melakukan I’tikaf atau berdiam diri untuk beribadah di masjid di Kota Nantes.

“Pemain internasional Aljazair Joan Hajjam di sebuah masjid di kota Nantes, Prancis. Kebanggaan Galaxy,” tulis pemilik akun sebagai keterangan.

Melihat bagaimana ketaatan Hadjam dalam beribadah, komentar positif langsung membanjiri unggahan itu. Banyak netizen yang mendoakan pemain kelahiran Paris, Prancis itu.

“Allah memberkahi. Semoga Allah menunjukkan kuasa-Nya, insyaAllah,” tulis @R*****zL.

“Semoga Allah melindungi dia dan menjaga dia,” kata @za***a

“InsyaAllah, semoga Allah memberkahi dia dengan kesehatan dan rezeki dan membuat dia teguh dalam agama yang benar, InsyaAllah,” tutur @I********e.

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan