Kajianberita.com
Beranda Tokoh Ini Sosok Wahyu Kenzo, Crazy Rich yang Terlibat Pencucian Uang Bersama 8 Publik Figur Terkenal

Ini Sosok Wahyu Kenzo, Crazy Rich yang Terlibat Pencucian Uang Bersama 8 Publik Figur Terkenal

Crazy Rich Surabaya Wahyu Kenzo yang ditangkap atas kasus dugaan penipuan robot trading.

Akhirnya para korban robot trading Auto Trade Gold (ATG) yang dimiliki oleh Wahyu Kenzo resmi membuat laporan ke Bareskrim Polri terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang. Kasus penipuan tersebut setidaknya memakan 820 korban dengan jumlah kerugian hingga Rp150 miliar.

Kasus ini rupanya juga melibatkan beberapa public figure terkenal dan pejabat publik yang memiliki hubungan dengan Wahyu Kenzo baik secara pribadi maupun rekan bisnis.

“Dugaan pencucian uang ini diduga melibatkan public figure dan pejabat publik. Mereka dalam hal ini punya hubungan dengan Wahyu Kenzo dan diduga ikut menerima hasil kejahatan. Di samping dugaan pencucian uang, ada juga upaya penggelapan aset yang mereka miliki. Beberapa di antaranya diduga diterima oleh kawan-kawan publik figur,” kata pengacara korban robot trading ATG, Zainul Arifin, di Bareskrim Polri, Selasa 11 April 2023.

Diperkirakan ada sekitar delapan artis yang terlibat dengan Wahyu Kenzo sejak tahun 2021. Pengacara itu pun meminta mereka untuk ikut bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh para korban.

“Dari penelusuran kami, pada tahun 2021 itu banyak publik figur yang diduga menerima hasil dari kejahatan Wahyu Kenzo. Itu harus dipertanggungjawabkan secara hukum,” kata Zainul.

Tanpa ragu sedikitpun, Zainul Arifin terang-terangan menyebutkan nama delapan publik figur yang diduga memiliki hubungan dengan Wahyu Kenzo dalam dugaan kasus pencucian uang ini.

“Publik figur yang diduga adalah Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Stefan William, Rian D’Masiv, Judika, Dokter Tirta, Gus Miftah, dan Haji Faisal,” ungkap Zainul.

Zainul Arifin menegaskan bahwa pihaknya juga menyebut nama kedelapan publik figur tersebut kepada tim penyidik untuk dilakukan penelusuran sesuai aturan hukum.

Menurut Zainul, mereka semua diduga menerima aliran dana dari Wahyu Kenzo meskipun dalam bentuk yang berbeda-beda. Kebanyakan dari mereka ikut menikmati uang dari Wahyu Kenzo sebagai hasil dari kerja sama endorsement dan brand ambassador (BA) produk yang digawanginya.

Seperti Raffi Ahmad dan Atta Halilintar yang digandeng sebagai BA produk suplemen kesehatan milik istri Wahyu Kenzo.

Kemudian, Ryan D’Masiv dan Judika merupakan BA dari produk nutrisi yang salah satu CEO nya adalah Wahyu Kenzo. Sementara Ryan D’Masiv, Gus Miftah dan Haji Faisal menerima uang dari hasil lelang senilai ratusan juta rupiah yang diadakan oleh Wahyu Kenzo.

Dengan dilayangkannya laporan ini, Zainul Arifin berharap ada itikad baik dari para publik figur tersebut untuk mengembalikan uang hasil kerja sama mereka dengan Wahyu Kenzo kepada para korban dugaan penipuan.

“Kami berharap kawan-kawan publik figur ini beritikad baik untuk membantu para korban dan penyidik untuk mengungkap peristiwa hukum ini agar terang benderang. Kami harap mereka juga dapat mengembalikan aset korban kepada penyidik,” kata Zainul Arifin. (viv)

Siapa Wahyu Kenzo?

Wahyu Kenzo adalah tersangka dugaan penipuan dan pelanggaran UU ITE mengenai robot trading Auto Trade Gold (ATG). Orang kaya asal Surabaya ini merupakan pemilik dan founder robot trading ATG sejak 2020.

Pria ini mempunyai nama lengkap Dinar Wahyu Saptian Dyfrig ini lahir pada 21 Desember 1988. Di Instagram dirinya aktif dengan nama akun @wahyukenzo88 dengan pengikut berjumlah 245ribu.

Dia menyebut dirinya sebagai Sports Car Enthusiast, Foreign Exchange specialist, Sportainment enthusiast dan Cryptocurrency specialist. PT Pansaky Berdikari yang bergerak dibidang industri kecantikan dan minuman miliknya dan mengelola robot trading ATG yang membuatnya ditangkap.

Dengan modus kejahatan penipuan robot trading ATG yang berkedok susu nutrisi itu dikabarkan sampai merugikan korban hingga Rp9 Triliun rupiah. Crazy rich Surabaya satu ini akhirnya ditangkap polisi, begini kronologi lengkap penangkapan bos  robot trading ATG.

Kasus ini berawal dari adanya laporan pada September 2022 mengenai transaksi robot trading. Lalu pada 28 November lalu dijadwalkan pemeriksaan kepada Wahyu namun ia tidak hadir.

Sebelum penangkapan, tim gabungan Polresta Malang Kota dan Kepolisian Daerah Jawa Timur berkoordinasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) tentang perizinan robot yang ternyata baru keluar pada Februari 2022.

Kemudian dilakukan pemanggilan kedua pada 2 Januari 2023 namun lagi-lagi Wahyu Kenzo tidak memenuhi panggilan tersebut.

Kepolisian Daerah Jawa Timur telah menangkap Wahyu Kenzo di sebuah hotel di Kota Surabaya oleh aparat Polresta Malang pada Sabtu, 4 Maret 2023. Dilanjutkan pada tanggal 5 Maret 2023 polisi menahannya di Surabaya sebagai saksi lalu setelah gelar perkara, polisi menetapkan Wahyu Kenzo sebagai tersangka

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto mengungkapkan korban kasus investasi bodong Wahyu Kenzo mencapai 25 ribu member yang berasal dari beberapa negara diantaranya Amerika Serikat, Rusia, Perancis dan Indonesia.

Dengan puluhan ribu member korban Wahyu Kenzo diperkirakan meraup untung sampai Rp9 triliun rupiah.

Beberapa aset Wahyu Kenzo yang terlacak dan diamankan oleh polisi berupa 3 mobil yang diserahkan oleh pihak keluarga berupa Toyota Alphard, BMW M4, serta Toyota Innova.  Selain itu ada juga tiga vespa dan dua moge serta dua rumah mewah.

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan