Kajianberita.com
Beranda Headline Mengenal Sosok Beni Tiohari, Pemodal Bisnis Rumah Judi yang Kini Meringkuk di Sel Poltabes Medan

Mengenal Sosok Beni Tiohari, Pemodal Bisnis Rumah Judi yang Kini Meringkuk di Sel Poltabes Medan

Beni Tiohari harus meringkuk dalam sel Polrestabes Medan

Nama Beni Tiohari, 40 tahun, cukup dikenal di kalangan masyarakat Binjai dan Deli Serdang sebagai salah satu pemain dalam bisnis judi berskala besar. Sosok ini cukup menonjol   karena ia adalah pemodal usaha itu.  Beni disebut-sebut sangat dekat dengan salah satu Organisasi kepemudaan di Sumatera Utara.

Popularitas Beni di dunia hitam kian popular setelah ia menjadi pengelola lapak judi yang berlokasi di Desa Namo Rube Julu, Deli Serdang.

Beni disebut-sebut bekerja sama dengan Samsul Tarigan  dalam mengelola usaha itu. Samsul adalah  Ketua Satgas DPP Ikatan Pemuda Karya Sumut.

Namun kejayaan kedua tokoh pemuda itu memudar setelah Poltabes Medan Senin (10/4/2023) menggerebek rumah judi yang mereka kelola. Sempat terjadi keributan kasus penggerebekan itu, sebab Beni dan anak buahnya melawan dengan mengandalkan lemparan batu.

Beberapa orang anggota Poltabes Medan mengalami luka-luka. Namun upaya penggerebekan itu tetap berhasil. Beni dan sejumlah anak buahnya telah berhasil ditangkap. Poltabes telah menetapkan 12 orang menjadi tersangka dalam kasus rumah judi itu.

Berbeda nasib dengan Beni,  rekan kerjanya Samsul Tarigan  rupanya masih berhasil melarikan diri. Saat penggerebekan dilakukan, Samsul tidak berada di lokasi.

Mencuat isu kalau ia sudah mendengar adanya penggerebekan itu sehingga ia sudah melarikan diri terlebih dahulu.

Poltabes Medan telah menyatakan Samsul Tarigan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pemburuan tokoh pemuda itu akan dilakukan hingga ke luar kota.

Adapun Beni, kini terpaksa meringkuk di dalam sel Poltabes Medan. Sekelompok oknum dari Kodam sebenarnya telah berupaya untuk membebaskannya.  Namun upaya itu gagal.

Poltabes Medan tetap bertekad akan melanjutkan Kasus tersebut.

“Kita akan terus proses Kasus ini sampai tuntas. Siapapun yang terlibat akan kita usut,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa, Selasa (11/4).

Polisi menyita alat penggunaan narkoba di lokasi perjudian Kutalimbaru, Deli Serdang

Beni dan kawan-kawannya akan dijerat dengan sejumlah pasal perjudian, penganiayaan secara bersama-sama, serta lainnya.

“Benny sebagai pemilik atau pengelola disangkakan pasal 303 KUHPidana dan pasal 170 serta 351 KUHPidana, yakni terkait perjudian dan penganiayaan secara bersama-sama terhadap personel polisi serta lainnya,” ujar Teuku Fathir.

Sedangkan  delapan tersangka lainnya disangkakan pasal 170, 351, 212, KUHPidana. Selain itu juga ada satu orang yang membawa senjata tajam berupa parang sehingga dikenakan pasal 213 KUHPidana,” sebutnya.

Beni Tiohari tercatat tinggal di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai. Saat ini Poltabes Medan masih mengusut kemungkinan adanya kaitan rumah judi yang dikelolanya dengan bisnis narkoba.

Pasalnya, saat penggerebekan Senin (10/4/2023) lalu polisi menemukan sejumlah bukti narkoba dan alat hisab sabu. Temuan ini masih dalam proses pendalaman. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan