Kajianberita.com
Beranda Headline Sandiaga Ungkap Kedekatannya dengan PKS, Sinyal Ingin Dampingi Anies di Pilpres 2024?

Sandiaga Ungkap Kedekatannya dengan PKS, Sinyal Ingin Dampingi Anies di Pilpres 2024?

Sandiaga Uno, Menparekraf RI tercatat sebagai pejabat terkaya di Indonesia

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno – yang sekarang santer disebut akan berpindah ke PPP —  menyebutkan dirinya punya hubungan dekat dengan PKS. Hal tersebut Sandiaga sampaikan saat kunjungan kerja di Kota Malang, Sabtu (15/4) malam.

Sandiaga mengatakan, selama ini dia memiliki hubungan yang selalu mesra dengan PKS yang memiliki kader-kader bersahabat tersebut.

“Saya selalu mesra dengan PKS. Saya merasa dekat dan kadernya bersahabat,” kata Sandiaga.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga menjadi pembicara dalam Malang Education Summit bersama tokoh muda PKS, dr Gamal Albisaid yang juga mantan juru bicara Prabowo-Sandi pada Pemilu 2019.

Sandiaga menjelaskan pada Ramadhan ini, hubungannya dengan kader-kader PKS terus dijalin melalui silaturahmi yang dilakukan di berbagai wilayah dan diharapkan bisa mendapatkan keberkahan.

Tidak jelas apa maksud Sandiaga mengulang kembali soal kedekatannya dengan PKS itu.  Namun beberapa pengamat meyakini ungkapan Sandiaga itu terkait dengan munculnya suara dari PKS yang menginginkannya tampil sebagai bakal calon presiden mendampingi Anies Baswedan.

Dari tiga partai anggota Koalisi Perubahan untuk Pembangunan, memang hanya PKS yang menyuarakan nama Sandiaga sebagai kandidat pendamping Anies. Sementara partai Demokrat dan Nasdem mengaku menolak figur itu karena dianggap bagian dari penguasa. Lagi pula Sandiaga sudah pernah meninggalkan Anies saat keduanya pemimpin Kota Jakarta.

Meski demikian, nama Sandiaga tetap disebut-sebut sebagai Sosok potensial untuk maju mendampingi Anies.  Apalagi ia dikenal memiliki sumber dana yang kuat. Dalam jajaran menteri Jokowi, Sandiaga dikenal sebagai pejabat paling kaya.

Sandiaga sendiri menyebutkan, seusai perayaan Idul Fitri 1444 Hijriyah, ia akan mengambil keputusan besar untuk menentukan langkah ke depan. Langkah tersebut berkaitan dengan pemilihan umum (Pemilu) serentak yang akan dilaksanakan pada 2024

“Setelah Lebaran, akan ada keputusan yang cukup berat. Pemilu tinggal 304 hari lagi, jadi mudah-mudahan ikhtiar kami diberikan jalan,” katanya.

Saat ini, PKS bersama Partai Nasdem dan Partai Demokrat mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu 2024. PKS beberapa waktu terakhir memberikan sinyal untuk menduetkan Anies dengan Sandiaga Uno.

Saat ini, isu kepindahan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kian santer. Sandiaga mengaku tengah meminta masukan dari sejumlah tokoh ulama dan tokoh masyarakat terkait kepindahannya tersebut. (antara/faz/jpnn)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan