Kajianberita.com
Beranda Headline Dalam Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Edy Minta Maaf atas Target Program yang Belum Tercapai

Dalam Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Edy Minta Maaf atas Target Program yang Belum Tercapai

Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan pandangannya saat rapat paripurna DPRD Sumut, Senin (17/4/2023)

Pandemi Covid-19 yang melanda secara global ditambah dengan krisis ekonomi yang menghadirkan tekanan di sana sini membuat target pembangunan Sumut bermartabat yang dicanangkan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah banyak yang terhambat.  Atas belum tercapainya target pembangunan itu, Edy Rahmayadi meminta maaf kepada masyarakat dan seluruh anggota DPRD Sumut.

Ucapan itu ia lontarkan dalam rapat paripurna DPRD dalam rangka memperingati hari jadi Provinsi Sumatera Utara ke-75, Senin (17/4/2023). Edy menyampaikan ucapan itu sebab pada September 2023 ini masa jabatannya sebagai Gubernur akan berakhir.

“Ada banyak progam yang berhasil kami jalankan, ada yang terhambat karena kondisi pandemic dan keuangan. Untuk itu saya mohon maaf,” katanya.

Masih ada sekitar lima bulan lagi waktu tersisa sebelum mengakhiri jabatan tersebut. Untuk itu Edy berjanji akan bekerja maksimal mengerjar berbagai ketertinggalan yang ada. Termasuk pembangunan sarana PON 2024, Edy akan berusaha mencapai target yang ditetapkan.

DPRD Sumut sendiri memberikan apresiasi kepada Edy Rahmayadi atas kepemimpinannya yang telah membawa sejumlah program pembangunan menuju Sumut Bermartabat.

“Karenanya kita semua harus punya sikap saling mendukung, kerja sama dan bergandeng tangan dari semua pihak,” kata Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting yang memimpin sidang paripurna itu.

Hadir pada kesempatan itu, di antaranya para Gubernur periode sebelumnya, seperti Syamsul Arifin dan Tengku Erry Nuradi, para mantan Sekdaprov seperti RE Nainggolan, Muhyan Tambuse, Nurdin Lubis, R Sabrina, Afifi Lubis, serta mantan Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, dan perwakilan unsur Forkopimda lainnya.

Menurut Baskami Ginting, berbagai proyek pembangunan infrastruktur jalan, gedung, hingga yang lainnya di seluruh kabupaten/kota membawa provinsi ini menuju Sumut yang bermartabat. Meskipun berbagai tantangan yang akan terus dihadapi seiring berjalannya program.

“Tantangan pastilah ada, namun sepanjang kita mampu bekerja sama, bergandengan tangan, meninggalkan ego sektoral, kita pasti bisa mampu melewatinya. Oleh karena itu, segenap pimpinan dan anggota DPRD Sumatera Utara menyampaikan penghargaan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah mengikhlaskan untuk membangun provinsi ini. Juga kepada para anggota dewan yang selama ini telah menjalankan fungsinya,” jelas Baskami.

Sementara itu, dalam rapat paripurna yang dihadiri puluhan anggota dewan itu, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ini diwujudkan dengan ungkapan rasa syukur atas pencapaian pelaksanaan program pembangunan di Sumut. Sekaligus juga sebagai introspeksi terhadap berbagai kendala yang dihadapi, sehingga bisa dijadikan sebagai peluang proyeksi untuk menjadikan provinsi ini satu yang terbaik di Indonesia.

“Dalam perjalanan waktu, Provinsi Sumatera Utara tumbuh dan berkembang mencapai kemajuan tahap demi tahap. Di awal kepemimpinan kami (Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah), banyak hal yang menjadi ide untuk pembangunan seperti rencana Sport Centre dan yang lainnya, yang secara bertahap diwujudkan,” ujar Gubernur didampingi Wagub Musa Rakekshah dan Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho.

Berbagai pelaksanaan pembangunan yang diwujudkan itu, kata Gubernur, bertujuan agar bisa memberikan kontribusi pembangunan dan menjadi ingatan baik, bagi generasi penerus. Karena itu pihaknya berharap cita-cita tersebut bisa terwujud dan menjadi bagian dari kemajuan Sumut yang bermartabat.

“Usia 75 tahun Provinsi Sumatera Utara telah menggambarkan pertambahan usia dan kemajuan di berbagai bidang, termasuk pendewasaan dalam aspek kehidupan sosial politik, terutama di dalam menerjemahkan makna demokrasi sebagai suatu sistem yang membawa kebebasan berpolitik,” ujar Gubernur.

Masa jabatan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah akan berakhir 5 September mendatang. Setelah itu Mendagri akan menunjuk seorang Penjabat (Pj) yang akan memimpin Pemerintahan Sumut hingga terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur definitive hasil Pilkada November 2024. (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan