Kajianberita.com
Beranda Headline Ketua Ombusdman Sumut Ikut Termakan Hoaks soal Suap Penunjukan Plt Kadiskanla Sumut

Ketua Ombusdman Sumut Ikut Termakan Hoaks soal Suap Penunjukan Plt Kadiskanla Sumut

Kepala Ombusdman Sumut, Abiyadi Siregar

Entah siapa yang menghembuskan, hoaks terkait penunjukan Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut terus beredar di berbagai kalangan. Setelah Ketua DPRD sumut yang termakan hoaks itu, kini giliran Ketua Ombusdman Abiyadi Siregar yang menjadi korban berikutnya.

Abiyadi pun ikut-ikutan meminta Gubernur  Edy Rahmayadi segera memanggil dan memeriksa sejumlah pejabat yang terlibat dalam penunjukan Plt Kadiskanla (Kepala Dinas Perikanan dan Keluatan) Sumut. Alasan Abiyadi, sebab, ia mendengar penunjukan Hasbir Batubara sebagai Plt Kadiskanla Sumut terindikasi beraroma suap.

Beredar kabar, ujar Abiyadi, bahwa mantan Kepala Diskanla Sumut Aspan Sofian, dan Sekretaris Diskanla Sumut, Budiansyah berupaya menyuap pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Sumut agar menunjuk Hasbir Batubara sebagai Plt Kadiskanla Sumut yang baru.

“Kalau ada masih begini, saya meminta Gubernur Sumatera Utara, Aparat Pengawas Internal Pemerintah, dan Aparat Penegak Hukum untuk melakukan pemeriksaan terkait dengan hal ini,” kata Kepala Ombusdman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar, Selasa (18/4/2023).

Abyadi mengatakan, dirinya kaget mengetahui adanya indikasi dugaan suap di lingkungan Pemprov Sumut. Padahal, kata Abyadi, Edy Rahmayadi dikenal tegas dalam urusan penyimpangan seperti ini.

Namun Abiyadi sama sekali tidak sadar bahwa Plt Kadiskanla Sumut yang baru bukanlah Hasbir Batubara, melainkan  Mulyadi Simatupang yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perindag-ESDM Sumut.

Hal ini yang membuat Kepala BKD Sumut merasa kebingungan, sebab di luar beredar kabar kalau Plt kadiskanla Sumut adalah Hasbir Batubara.

“Saya Tegaskan lagi, untuk saat ini Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut adalah Bapak Mulyadi  Simatupang. Beliau untuk sementara merangkap dua jabatan  sampai nanti ada Kadiskanla yang dipilih,” kata Kepala BKD Sumut Syafruddin.

Kalau Hasbir Batubara yang menjadi Plt Kadiskanla Sumut,  ujar Syafruddin, mungkin tuduhan itu bisa menjadi alasan. Wajar jika kemudian ada yang menanyakan hal itu kepada dirinya selaku Kepala BKD.

“Tapi faktanya kan bukan Hasbir yang ditunjuk,” kata Syafruddin.

Malah dengan tegas Syafruddin menyebutkan kalau nama Hasbir Batubara tidak pernah masuk nominasi untuk ditunjuk menjabat sebagai Plt Kadiskanla Sumut.  Hasbir adalah salah satu pejabat eselon III yang menjabat di Kadiskanla Sumut saat ini.

“Saya tidak tahu mengapa  orang-orang masih ngotot mengatakan ada kasus penyuapan dalam penunjukan Hasbir Batubara, padahal beliau bukan yang ditunjuk menduduki jabatan itu. Bingung saya menjelaskan hoaks ini,” kata Syafruddin.

Yang lebih mengherankan, isu tentang penyuapan di BKD terkait mengoalkan Hasbir Batubara sebagai Plt Kadiskanla Sumut baru menghangat sepekan terakhir. Padahal penunjukan Mulyani Simatupang sebagai Plt Kadiskanla telah berlangsung pada 2 April lalu.

“Logikanya di mana?” tanya Syafruddin.

Ia berharap masyarakat dan tokoh masyarakat di Sumut lebih tajam melihat isu yang berkembang. Jangan sampai termakan isu yang tidak benar sama sekali.

Syafruddin sendiri menjamin kalau orang-orang di sekitarnya tidak menerima suap dalam penempatan pejabat eselon III dan IV di Pemprovsu.

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan