Kajianberita.com
Beranda Headline Diplomasi Anies dan AHY Melalui Musik Membuat Ketegangan Politik Menjadi Hiburan

Diplomasi Anies dan AHY Melalui Musik Membuat Ketegangan Politik Menjadi Hiburan

Anies Baswedan dan AHY bernyanyi bersama saat silaturrahmi lebaran

Ada pemandangan menarik saat berlangsung silaturrahmi antara  Anies Baswedan di kediaman  Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di Komplek Darmawangsa, Sabtu 22 April lalu. Keduanya tidak hanya tampak semakin akrab, tapi juga tampil bernyanyi bersama untuk menghibura tamu lainnya.

Seakan keduanya menunjukkan ikatan chemistry yang kuat sebagai bagian dari Koalisi Perubahan untuk Pembangunan. Anies adalah sosok calon presiden yang diusung Partai Demokrat yang berkoalisi Partai dengan Nasdem dan PKB.

Mumpung keduanya sama-sama suka bernyanyi, Anies dan AHY langsung didapuk para tamu untuk duet bersama menyanyikan lagu-lagu yang syahdu. Lagu “Cinta Luar biasa” yang dipoplerkan oleh Andmesh Kamaleng kembali menjadi salah satu favorit yang mereka nyanyikan.

Ini bukan kali pertama  Anies dan AHY tampil bernyanyi bersama. Keduanya juga pernah bernyanyi di depan ratusan pengunjung saat berlanggsung pertemuan di kantor DPP Demokrat pada awal Maret lalu. Lagi-lagi keduanya menyanyikan lagu yang sama.

“Waktu pertama kali kulihat dirimu hadir, rasa hati ini inginkan dirimu. Hati tenang mendengar suara indah menyapa, geloranya hati ini tak ku sangka. Rasa ini tak tertahan,” ucap AHY memulai lagu tersebut.

Anies turut menyanyikan lagu tersebut sambil membaca liriknya lewat ponselnya. Adapun AHY terus menyanyikan bersama tamu yang lain sehingga suasana tampak sangat meriah. Silaturrahmi Anies dan AHY  malam itu benar-benar penuh dengan keakraban.

“Terimalah lagu ini dari orang biasa, tapi cintaku padamu luar biasa. Aku tak punya bunga, aku tak punya harta, yang kupunya hanyalah hati yang setia tulus padamu,” ucap AHY bersenandung.

“Yang ku punya hanyalah hati yang setia, yang kupunya hanyalah hati yang setia. Untuk siapa? Anies Baswedan,” tutup AHY dalam lagunya.

Duet yang menghibur para tamu

Tidak ada pembicaraan politik apapun yang menonjol dari silaturrahmi itu. Hanya gelak tawa yang tampak dominan, apalagi para tamu lain juga ikut bernyanyi. Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang hadir di acara itu tampak menunjukkan raut wajah yang sangat bahagia.

Malam itu Anies duduk semeja dengan tuan rumah AHY  dan Susilo Bambang Yudhoyono. Anies berada di kediaman AHY selama dua  jam.  Aneka makanan tradisional disajikan tuan rumah untuk membuat suasana semakin semarak.

Dalam keriuhan acara itu, terlihat sesekali Anies mendekatkan telinganya ke arah SBY untuk mendengarkan beberapa penjelasan dari mantan presiden itu. Namun Anies menyebutkan tidak ada hal yang berbau politik dari pertemuan itu.

“Saya banyak mendapatkan cerita dari Bapak SBY tentang kisah-kisah idul fitri. Ia juga berperan agar kita semua bijak dan tenang menghadapi situasi apa saja,” kata Anies.

Keabrakan yang diperlihatkan Anies dan AHY malam itu berbanding terbalik dengan manuver politik PDIP dan Gerindra yang justru terlihat sangat serius akhir-akhir ini. PDIP sibuk membahas tentang langkah pemenangan Ganjar Pranowo yang baru saja mereka deklarasikan sebagai calon presiden, sedangkan Gerindra mulai pusing dengan potensi perubahan koalisi yang sedang mereka bangun bersama PPP, PKB, PAN dan Golkar.

Anies Baswedan berbicara akrab tentang silaturrahmi idul fitri bersama mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Anies dan kelompok pendukungnya justru tampil dengan sangat santai. Mereka tidak peduli dengan gerakan politik untuk memburu kemenangan pada Pemilu mendatang, mereka cuek dengan survei-survei yang mencoba mengukur kekuatan masing-masing kandidat, bahkan mereka pun tidak peduli dengan gerak politik Jokowi yang terkesan kelabakan melihat langkah zig zag Megawati.

Yang diperlihatkan Anies adalah kegembiraan.  Dan memang ia kerap mengajak pendukungnya agar menjadikan politik sebagai alat untuk menggembirakan diri, bukan untuk saling memusuhi. Kegembiraan itupula yang disambut dengan manis oleh AHY.

Tidak heran jika kedua tokoh ini dianggap sangat sepadan dan seirama. Lantas apakah keabrakan yang menonjol  ini  bisa menjadi patokan bahwa AHY yang dipilih Anies sebagai calon wakil presidennya?

Terkait masalah ini Anies tidak bisa menjawab. Ia mengatakan soal cawapres akan diumumkan pada waktunya nanti. Pembahasan mengenai itu mulai diinteksifkan oleh tim kecilnya usai lebaran ini.

Anies hanya berperan, di hari lebaran ini sebaiknya kita focus membangun silaturrahmi, bergembira ria agar rakyar menjadikan politik sebagai sebuah hiburan yang menyenangkan.

“Sampai sampai kita menjadikan pertarungan politik sebagai ajang untuk membenci dan memusuhi. Kita semua bersaudara dalam kebhinnekaan,” katanya.

Sejauh ini ada empat kandidat yang disebut-sebut akan dibahas untuk diduetkan dengan Anies. Selaoin AHY, ada pula nama politisi PKS Ahmad Heriawan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur Jawa Barat Khofifah Indah Parawansa. Namun dari semua kandidat itu,  jelas sekali kalau Komunikasi politik Anies dan AHY sangat menonjol.

Kesukaan mereka akan music dan bernyanyi bersama menunjukkan corak diplomasi politik yang sangat harmonis. Tidak heran jika keduanya yang diunggulkan untuk maju bersama pada Pemilu 2024 mendatang. (faz)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan