Kajianberita.com
Beranda Headline PN Medan Vonis Pemred Media Online karena Terbukti Cemarkan Nama Baik Istri Gubernur Sumut

PN Medan Vonis Pemred Media Online karena Terbukti Cemarkan Nama Baik Istri Gubernur Sumut

Ismail Marzuki, Pemimpin Redaksi mudanews.com saat mendengarkan vonis di PN Medan

Setelah beberapa kali menjalani proses sidang, akhirnya Pengadilan Negeri Medan memvonis Ismail Marzuki dengan hukuman percobaan selama delapan bulan.  Ismail dinyatakan bersalah  karena telah mencemarkan nama baik istri Gubernur Sumut,  Nawal Lubis lewat media social.

“Menjatuhkan pidana kepada Ismail Marzuki selama 6 bulan penjara namun pidana tersebut tidak perlu dijalani dengan percobaan selama 8 bulan,” ucap majelis hakim yang diketuai Immanuel Tarigan, di Ruang Cakra VIII, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (27/4).

Selain pidana penjara, majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa senilai Rp10 juta dengan subsider 1 bulan kurungan.

“Terdakwa terbukti melanggar Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” terang hakim Immanuel membacakan putusan.

Dalam pertimbangannya, perbuatan terdakwa membuat korban menjadi malu dan nama baiknya tercemar. Selain itu postingan terdakwa di media sosial tidak sesuai kaidah jurnalistik.

“Yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum,” urai hakim.

Putusan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Safrina Rahmi dari Kejati Sumut. Dimana JPU Rahmi pada persidangan sebelumnya telah menuntut agar terdakwa dihukum 1 tahun 6 bulan penjara.

Dikutip dari surat dakwaan JPU menyatakan bahwa awal mula kasus ini ketika Pemred Media Online Mudanews.com ini, sedang melakukan aksi di depan Mapoldasu terkait Penyelamatan Benteng Putri Hijau atas nama Organisasi Gerakan Semesta Rakyat Indonesia (GSRI).

Dalam aksinya, lanjut jaksa, terdakwa membawa poster bergambar saksi Nawal Lubis istri Gubernur Sumut Edi Rahmayadi dengan tulisan.

‘Jangan Karena Bunda NL Istri orang sakti. Selamatkan Benteng Hijau dari Bunda NL dan bapak KapoldaSU segera periksa Bunda NL terkait perusakan Benteng Hijau Putri’.

Dikatakan jaksa, terdakwa merekam perbuatan yang dilakukan di depan Mapoldasu dengan durasi 02 menit 16 detik dan mempostingnya di media sosial Facebook.

Lebih lanjut dijelaskan jaksa, postingan akun facebook Ismail Marzuki dan akun youtube Media Mudanews.com yang mengandung hinaan dan atau pencemaran nama baik terhadap pelapor Nawal Lubis merupakan kalimat yang dapat menyinggung atau mempermalukan seseorang karena melakukan kebohongan dan ketidaksesuaian dengan fakta. Nawal Lubis tentu saja merasa terhina karena tuduhan palsu sehingga kasus ini pun  bermuara ke pengadilan.

Dengan jatuhnya putusan delapan bulan percobaan, maka Ismail Marzuki tidak perlu menjalani penahanan di panjara. Namun selama delapan bulan ini ia wajib berkelakuan baik dan tidak boleh menghadapi masalah hukum.

Jika ketahuan melakukan pelanggaran hukum, maka Ismail Marzuki akan ditahan selama delapan bulan sesuai putusan PN. (wol/r)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan