Kajianberita.com
Beranda Headline Wiranto Resmi Tinggalkan Hanura yang Didirikannya, Alasannya: Navigasi tidak Lagi Sesuai

Wiranto Resmi Tinggalkan Hanura yang Didirikannya, Alasannya: Navigasi tidak Lagi Sesuai

Plt. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono bersama Wiranto

Sempat berjibaku untuk mendirikan Partai Hanura pada 2006, kini Wiranto menyatakan resmi tidak lagi bergabung  di partai itu. Alasannya, karena orang-orang yang ada di partai besutanya itu tidak lagi punya visi yang sama dengannya dalam pengembangan partai.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto saat menyambangi kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin, 1 Mei. Mantan ketua umum Partai Hanura itu pun sempat mengeluarkan curahan hatinya terkait alasan meninggalkan partai yang kini diketuai oleh Oesman Sapta Odang (Oso) itu.

Saat memberi sambutan di DPP PPP, Wiranto bercerita soal dirinya yang pernah menjadi nahkoda kapal perang. Namun, dia terpaksa meninggalkan kapal perang tersebut lantaran tak sesuai dengan navigasi.

“Saya sendiri pernah menjadi nahkoda kapal perang. Tapi, karena suatu dan lain hal, di mana navigasinya tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan, terpaksa saya melepaskan kapal perang itu. Walaupun sudah lumayan,” ujar Wiranto di DPP PPP, Jakarta, Senin, 1 Mei.

Meski begitu, Wiranto mengaku tetap mendoakan kapal yang pernah dinahkodai itu agar bisa terus berlayar sampai tujuan yang diharapkan.

“Saya lepaskan, saya memilih untuk berdoa, mudah-mudahan kapal yang saya lepaskan itu selamat sampai tujuan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Wiranto menyatakan, dirinya sudah tidak ada hubungan apapun dengan Partai Hanura. Meskipun, dia tidak bisa melupakan begitu saja partai yang pernah dipimpinnya itu.

“Tentu tidak bisa dihapus, karena sudah tercatat dalam histori bahwa saya lah yang membangun dan membesarkan kapal tersebut. Paling tidak itu,” tegasnya.

Namun, tambah Wiranto, masih banyak rekan separtainya dulu untuk bersama-sama dirinya berlabuh ke kapal yang baru. Hanya saja, dia belum memutuskan partai mana yang akan menjadi pilihannya untuk bergabung.

“Karena semangatnya ada, kualitasnya ada, kesungguhannya ada, tekadnya ada, tapi masih belum tau mau ke mana untuk menyampaikan aspirasi politiknya ke mana,” kata Wiranto.

Tidak jelas ke Partai Mana Wiranto selanjutnya akan berlabuh. Namun ia mengaku akan memberikan dukungannya kepada  Gerindra dan PPP.  Para pengikutnya yang berjiwa nasionalis akan diarahkan mendukung Prabowo, sedangkan mereka yang berpaham relijius diarahkan ke PPP.

Saat ini Hanura yang dulu didirikan Wiranto telah beralih kepemimpinan di tangan ketua umum Osman Sapta Odang. Sedangkan Sekjennya adalah Kondrat Shah, tokoh pemuda asal Medan.  (*)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan