Kajianberita.com
Beranda Headline Buntut Tewasnya Seorang Perempuan di Lift, Pengelola Kualanamu Evaluasi Semua Fasilitas

Buntut Tewasnya Seorang Perempuan di Lift, Pengelola Kualanamu Evaluasi Semua Fasilitas

Begini penampakan seorang wanita yang terekam dari CCTV saat berada di dalam lift Bandara Kualanamu sebelum ia dinyatakan tewas.

Tewasnya seorang perempuan karena jatuh dari lift Bandara Kualanamu, membuat Direktorat Bandar Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengirim surat teguran kepada pengelola bandara. Grup perusahaan PT Angkasa Pura II pun memanggil vendor lift Bandara Kualanamu untuk mengevaluasi fasilitas.

Bandara Kualanamu yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dikelola oleh PT Angkasa Pura Aviasi yang merupakan anak perusahaan BUMN PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II.

“Kami melakukan evaluasi terhadap fasilitas di bandara-bandara yang ada di lingkungan Grup Perusahaan AP II dengan melakukan pemanggilan vendor-vendor fasilitas, antara lain vendor lift,” kata Presiden Direktur AP II Muhammad Awaluddin melalui keterangan tertulis pada Rabu, 3 Mei 2023.

Dia menjelaskan, evaluasi fasilitas ini adalah bagian dari upaya serius dan aktif memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan di bandara-bandara.

“Vendor lift dua pintu atau double-sided di Bandara Kualanamu dipanggil untuk menjelaskan hal teknis,” kata Direktur Teknologi Agus Wialdi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura Aviasi Achmad Rifai menyampaikan bahwa pemanggilan vendor lift di Bandara Kualanamu dilakukan pada hari ini. “Pemanggilan vendor lift double-sided sudah diupayakan minggu lalu, namun baru dapat dipenuhi 4 Mei 2023,” tutur Achmad Rifai.

Sebelumnya, Kemenhub telah mengirimkan surat teguran kepada pengelola Bandara Kualanamu atas tewasnya seorang perempuan karena jatuh dari lift.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga telah mengirimkan surat teguran kepada PT. Angkasa Pura Aviasi yang berkewajiban memastikan keselamatan, keamanan, dan pelayanan di Bandara tersebut,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni, melalui keterangan resmi pada Minggu, 30 April 2023.

Kristi juga memerintahkan kepada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap pelayanan Bandara di wilayah kerjanya. Dengan begitu, kejadian serupa tidak terulang kembali. (tem)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan