Kajianberita.com
Beranda Headline Polisi Gulung Enam Penganiaya yang Tewaskan Seorang Remaja di Soibolangit

Polisi Gulung Enam Penganiaya yang Tewaskan Seorang Remaja di Soibolangit

Tiga orang dewasa yaitu FE (21), FD (21), dan JS (19) (sebelah kiri) pelaku penganiayaan terhadap anak di bawah umur, ditahan di Polrestabes Medan. (Foto istimewa)

Polisi membekuk enam pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di daerah Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Pelaku berjumlah enam orang, tiga di antaranya berusia di bawah umur, yakni MR, PS, BB.

Sedangkan tiga pelaku lainnya sudah dewasa yaitu FE (21), FD (21), dan JS (19). “Peristiwa penganiayaan terjadi di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (12/4) sekira pukul 16.30 WIB,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa, Sabtu (6/5).

Fathir menyebutkan korban penganiayaan yang berumur 15 tahun, dan sempat dibawa ke RSUP Adam Malik Medan.

“Namun pada Senin (17/4), korban dinyatakan meninggal dunia,” kata dia. Dia mengatakan penangkapan terhadap para pelaku, bermula dari adanya informasi yang disampaikan masyarakat kepada Satreskrim Polrestabes Medan.

Kemudian personel melakukan penyelidikan dengan menggunakan video yang beredar, yakni video ketika korban sedang dianiaya oleh pelaku yang berjumlah enam orang.

“Motif pelaku menganiaya, karena merasa emosi ketika korban melaksanakan kegiatan konvoi di daerah Sibolangit,” katanya.

Fathir menjelaskan para pelaku sudah dalam penanganan dan juga akan melakukan pengembangan terhadap kasus penganiayaan tersebut.

Terhadap para pelaku dijerat dengan pasal penganiayaan yang mengakibatkan korban seorang anak masih di bawah umur meninggal dunia. Dia pun menyampaikan imbauan Kapolrestabes Medan kepada para pelajar khususnya untuk mendapatkan pengawasan dan perhatian dari orang tua.

“Para pelajar agar dapat menjadikan kasus penganiayaan itu sebagai pembelajaran kaitannya dengan tidak melakukan perbuatan yang berlawanan dengan aturan yang berlaku,” kata Fathir. (ant)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan