Kajianberita.com
Beranda Headline Polda Sumut Hari ini Gelar Rekonstruksi kasus Penganiayaan yang Dilakukan Anak AKBP Achiruddin

Polda Sumut Hari ini Gelar Rekonstruksi kasus Penganiayaan yang Dilakukan Anak AKBP Achiruddin

AKBP Achiruddin (kiri) dan anaknya Aditya Hasibuan (tertunduk, kanan)

Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut akan menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan seorang mahasiswa bernama Ken Admiral yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan (AH), putra dari AKBP Achiruddin Hasibuan.

“Ya, rencananya siang ini kita gelar rekonstruksi kasus aniaya yang dilakukan AH anak dari AKBP AH terhadap Ken Admiral,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Herwansyah, Minggu (7/5).

Sementara itu, kuasa hukum Ken Admiral, Irwansyah Putra Nasution, mengaku hadir dalam rekonstruksi tersebut. “Besok ada rekon di Polda. Kita menghadirkan keluarga korban dan bukti bukti seperti mobil yang sempat dirusak dan sepeda motor,” sebutnya.

Irwansyah menambahkan, beberapa saksi juga nanti akan hadir dalam rekonstruksi yang digelar Dit Reskrimum Polda Sumut tersebut.

“Kita berharap hasil rekonstruksi menjadi sebuat titik terang benderang. Karena kita yakin saksi-saksi yang kita hadirkan melihat ada dugaan penodongan yang dilakukan oleh pria berinisial N atas perintah AKBP AH,” bebernya.

Diketahui, Polda Sumut telah menetapkan Aditua anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan sebagai tersangka pelaku penganiayaan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral. Aksi itu sendiri terjadi pada Desember 2022, namun baru bisa ditindak lanjuti sebulan terakhir ini.

Aksi penganiayaan dilakukan tersangka itu sempat viral di media sosial.

Setelah penetapan tersangka, Aditya langsung ditahan. Sementara ayahnya AKBP Achiruddin ikut juga terseret Kasus tersebut, karena saat penganiayaan terjadi, AKBP Achiruddin ada di tempat dan menyaksikan peristiwa itu. Ironisnya ia tidak menghalangi ulah anaknya.

Akibat Tindakan tersebut, AKBP Achiruddin telah dinyatakan bersalah melanggar etika kepolisian dan sebagai hukumannya, ia telah dipecat di Polri. Tidak cukup sampai disitu, AKBP Achiruddin dan anaknya juga sama-sama dinyatakan sebagai tersangka,  sehingga kedunya akan diseret ke pengadilan  terkait Kasus penganiayaan secara bersama-sama.

Guna melengkapi berkas Perkara yang akan disampaikan ke Kejaksaan, Polda Sumut akan menggelar rekonstruksi Kasus penganiayaan itu pada hari ini.  (was)

 

 

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan